Kyaw Moe Tun, Ini Sosok Dubes Myanmar untuk PBB yang Dipecat Junta Militer

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Minggu, 28 Feb 2021 16:14 WIB
Dubes Myanmar untuk PBB Kyaw Moe Tun
Dubes Myanmar untuk PBB Kyaw Moe Tun (Foto: UNTV via AP)

Mengembang amanah sebagai representasi Myanmar, ia kerap berpindah negara. Setelah menyelesaikan tugasnya di Jakarta, ia kembali ke Yangon dan menjabat sebagai Kepala Cabang atau Asisten Direktur di Departemen Protokol Kementerian Luar Negeri, Yangon pada 2001-2002.

Ia dipindahkan dan menjabat sebagai First and Counselor di Misi Permanen Myanmar untuk PBB di New York dari 2005-2009. Ia kembali ke Naypyitaw, Myanmar dan menjabat sebagai Direktur Deputi di Departemen Politik Kementerian Luar Negeri Myanmar pada 2009-2011.

Tak berhenti disitu, Tun kembali dipindahkan sebagai Konselor atau Penasihat Menteri di Kedutaan Besar Myanmar di Singapura pada 2011-2012.

Kembali ke PBB, pada 2012-2015, Tun menjabat sebagai Minister Counselior dalam Misi Tetap Myanmar untuk PBB dan Organisasi Internasional lainnya di Jenewa. Kemudian dirinya juga menjabat sebagai Direktur Jenderal Organisasi Internasional dan Departemen Ekonomi Kementerian Luar Negeri, Naypyidaw, Myanmar dari September 2016-Juli 2018.

Diketahui pada Sabtu lalu (27/2) saluran televisi pemerintah Myanmar mengumumkan bahwa Kyaw Moe Tun telah dipecat dari posisinya sebagai Duta Besar Myanmar untuk PBB karena dianggap mengkhianati negara.

Meski namannya dicopot sepihak oleh militer, secara resmi ayah satu orang anak ini masih merupakan bagian dari PBB.

"Namun, Perserikatan Bangsa-Bangsa tidak secara resmi mengakui junta militer sebagai pemerintah baru Myanmar karena belum menerima pemberitahuan resmi tentang perubahan apa pun," kata seorang pejabat PBB, yang berbicara tanpa menyebut nama, sehingga Kyaw Moe Tun tetap menjadi duta besar Myanmar untuk saat ini.

"Kami belum menerima komunikasi apapun mengenai perubahan representasi Myanmar di Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York," kata juru bicara PBB Stephane Dujarric.


(izt/dhn)