Akhirnya, Sri Lanka Cabut Aturan Kremasi Jasad Muslim Korban Corona

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Jumat, 26 Feb 2021 17:24 WIB
Kremasi Paksa di Sri Lanka Picu Kemarahan Umat Islam
Ilustrasi (Foto: DW News)

Dalam aturan Islam, umatnya diperintahkan untuk menguburkan jenazah menghadap Mekah. Berbeda dengan mayoritas umat Buddha dan Hindu di Sri Lanka, yang merupakan pendukung kuat pemerintah saat ini, biasanya dikremasi.

Pada bulan Desember tahun 2020 lalu, pihak berwenang Sri Lanka memerintahkan kremasi paksa terhadap 19 korban COVID-19 dari minoritas Muslim, termasuk seorang bayi, setelah keluarga mereka menolak untuk membawa jasad mereka dari kamar mayat rumah sakit.

Para pemimpin komunitas Muslim di Sri Lanka mengatakan bahwa setengah dari 459 korban meninggal karena COVID-19 adalah Muslim.

Jumlah kematian akibat COVID-19 dari minoritas Muslim cukup tinggi lantaran mereka tidak melakukan pengobatan dan takut akan dikremasi jika terinfeksi Corona.

Halaman

(izt/ita)