Pertama di Asia-Pasifik, Australia Cabut Larangan Terbang Boeing 737 MAX

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 26 Feb 2021 14:54 WIB
Boeing sewa pilot sendiri demi muluskan beoperasinya kembali pesawat 737 Max
Ilustrasi (dok. BBC World)
Canberra -

Otoritas penerbangan Australia mengumumkan akan mencabut larangan terbang untuk Boeing 737 MAX yang diberlakukan selama nyaris dua tahun terakhir. Australia menjadi negara pertama di kawasan Asia-Pasifik yang melakukan hal ini.

"Kami meyakini bahwa pesawat itu aman," ucap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Otoritas Keselamatan Penerbangan Sipil, Graeme Crawford, dalam pernyataannya seperti dilansir Reuters, Jumat (26/2/2021).

Ditegaskan Crawford bahwa otoritas penerbangan Australia menerima persyaratan kembali-ke-layanan secara komprehensif yang ditetapkan oleh Otoritas Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA) atas status desain untuk 737 MAX.

Pencabutan larangan ini berarti otoritas Australia akan mengizinkan kembali penerbangan dari dan ke wilayahnya bagi maskapai yang menggunakan Boeing 737 MAX.

Diketahui bahwa tidak ada maskapai Australia yang mengoperasikan Boeing 737 MAX. Namun Fiji Airways dan Singapore Airlines mengoperasikan pesawat jenis tersebut untuk rute ke Australia, sebelum jenis itu di-grounded secara global pada Maret 2019 menyusul dua kecelakaan maut.

Crawford menyatakan pihaknya tidak jelas kapan maskapai penerbangan yang menggunakan Boeing 737 MAX itu akan melanjutkan penerbangan ke Australia, mengingat adanya gangguan perjalanan udara internasional akibat pandemi virus Corona (COVID-19).

Fiji Airways dan Singapore Airlines, yang juga membutuhkan izin dari otoritas penerbangan dari negara masing-masing, belum memberikan komentarnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2