Bangladesh Hukum Gantung 8 Ekstremis Atas Pembunuhan

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Rabu, 10 Feb 2021 18:45 WIB
Penyanyi Nigeria divonis hukuman mati setelah dituduh menghujat Nabi Muhammad
Ilustrasi hukuman gantung (Foto: BBC World)
Dhaka -

Pengadilan Bangladesh menjatuhkan hukuman gantung kepada delapan ekstremis Islam pada Rabu (10/2). Mereka dinyatakan bersalah atas pembunuhan seorang pemilik penerbitan buku.

Seperti dilansir AFP, Rabu (10/2/2021) jaksa Golam Sarwar Zakir mengatakan bahwa hakim di Pengadilan Khusus Anti-Terorisme Dhaka telah menghukum kedelapan terdakwa.

"Dia (hakim) mengatakan tujuan mereka adalah membunuh blogger, penulis, dan penerbit. Mereka ingin mengganggu keamanan publik dengan menciptakan kepanikan di antara masyarakat," kata Zakir.

Pemilik penerbitan buku, Faisal Arefin Dipan (43), dibacok hingga tewas pada Oktober 2015 oleh pria yang diduga menjadi anggota kelompok militan setempat. Perusahaan penerbitan milik korban beberapa kali mencetak buku-buku ateis di Dhaka.

Zakir mengatakan, dua dari delapan terdakwa masih berkeliaran bebas dan dijatuhi hukuman mati secara in absentia, termasuk dalang pembunuhan, Syed Ziaul Haque, seorang perwira militer yang dipecat.

Haque telah didakwa dengan pembunuhan beberapa aktivis sekuler.

Serangan itu terjadi saat meningkatnya gelombang kekerasan antara 2013-2016 yang menargetkan aktivis sekuler, blogger, dan penulis ateis. Sejumlah pemimpin tertinggi partai politik Islam dihukum gantung di bawah pemerintahan Perdana Menteri Sheikh Hasina.

Selanjutnya
Halaman
1 2