Tim Penyelamat Terus Cari 203 Orang yang Hilang Akibat 'Tsunami Himalaya'

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Senin, 08 Feb 2021 18:35 WIB
Banjir bandang India yang dipicu longsornya gletser di kawasan Himalaya mengakibatkan sedikitnya 170 orang hilang. Proses pencarian korban masih terus dilakukan
Proses Pencarian Korban 'Tsunami Himalaya' di India Terus Berlanjut (Foto: AP Photo)

Sekitar 400 tentara telah dikerahkan ke lokasi di pegunungan terpencil itu, kata pihak berwenang negara bagian.

"Kami berharap dapat melakukan penyelamatan selama 24 hingga 48 jam ke depan," kata Satya Pradhan, Kepala Pasukan Nasional Penanggulangan Bencana.

Belum jelas apa yang menyebabkan gletser pecah pada Minggu pagi (7/2)yang cerah. Para ahli mengatakan minggu lalu telah turun salju lebat di daerah Nanda Devi dan ada kemungkinan beberapa salju mulai mencair dan mungkin menyebabkan longsoran salju.

Uttarakhand rentan terhadap banjir bandang dan tanah longsor, pemerhati lingkungan meminta pihak terkait untuk meninjau proyek pembangkit listrik di pegunungan. Pada Juni 2013, terjadi hujan monsun yang menyebabkan banjir dahsyat dan merenggut hampir 6.000 nyawa.

Tim ilmuwan diterbangkan ke lokasi kejadian pada hari Senin (8/2) untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi.

"Ini adalah insiden yang sangat langka untuk terjadinya ledakan glasial. Citra satelit dan Google Earth tidak menunjukkan danau glasial di dekat wilayah tersebut, kemungkinan ada kantong air di wilayah tersebut," kata Mohd Farooq Azam, Asisten Profesor Glasiologi dan Hidrologi di Institut Teknologi India.

Kantong air adalah danau di dalam gletser, yang mungkin pernah meletus sehingga menyebabkan kejadian di Uttarakhand.


(izt/ita)