Dewan Keamanan PBB Gelar Sidang Darurat Bahas Kudeta Myanmar

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Selasa, 02 Feb 2021 11:40 WIB
Foto ilustrasi: Bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atau United Nations (UN). (Dok UN)
Foto: Foto ilustrasi: Bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atau United Nations (UN). (Dok UN)

Partai Liga Demokrasi Nasional (NLD) yang menaungi Suu Kyi, memenangkan pemilihan umum pada November 2020 lalu, namun militer mengklaim bahwa pemilihan itu sarat kecurangan.

Dalam pernyataannya, militer Myanmar mengumumkan pihaknya mengambil alih kekuasaan dan menetapkan masa darurat selama satu tahun ke depan. Diumumkan juga oleh militer Myanmar bahwa kekuasaan telah diserahkan kepada Jenderal Senior Min Aung Hlaing selaku Panglima Militer Myanmar.

Militer Myanmar menyebut bahwa alasan penahanan dan pengambilalihan itu sebagian karena kegagalan pemerintah sipil Myanmar dalam mengambil tindakan terhadap keluhan militer soal kecurangan pemilu November 2020 dan kegagalan menunda pemilu karena pandemi virus Corona (COVID-19).

Sebelumnya, pada konferensi pers hariannya, juru bicara PBB Stephane Dujarric mengatakan: "Yang penting adalah masyarakat internasional berbicara dengan satu suara."


(izt/ita)