Etnis Rohingya di Kamp Bangladesh Suka Cita atas Penahanan Aung San Suu Kyi

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Selasa, 02 Feb 2021 04:16 WIB
FILE - In this Sept. 1, 2017, file photo, members of Myanmars Rohingya ethnic minority walk past rice fields after crossing the border into Bangladesh near Coxs Bazars Teknaf area. An overcrowded boat carrying about 125 Rohingya refugees from Bangladeshi camps sank early Tuesday, Feb, 11, 2020, in the Bay of Bengal, leaving at least 16 dead, Bangladeshi officials said Tuesday. More than 700,000 Rohingya Muslims fled to Bangladesh from neighboring Myanmar to flee a harsh crackdown by Myanmars military since August 2017. (AP Photo/Bernat Armangue, File)
Etnis Rohingya mengungsi ke Bangladesh (Foto: AP Photo/Bernat Armangue, File)

Maung Kyaw Min, juru bicara Serikat Mahasiswa Rohingya mengatakan sekarang ada peningkatan harapan bahwa Rohingya dapat kembali ke desa mereka di Myanmar.

"Tidak seperti pemerintah terpilih, militer (pemerintah) ini akan membutuhkan dukungan internasional untuk bertahan. Jadi kami berharap mereka akan fokus pada masalah Rohingya untuk mengurangi tekanan internasional," kata Kyaw Min.

Pihak berwenang Bangladesh mengatakan mereka "memantau" perbatasan sepanjang 270 kilometer jika terjadi gelombang baru pengungsi Rohingya.

Dhaka mengeluarkan pernyataan yang menyerukan agar "proses demokrasi" ditegakkan di Myanmar.

Sementara Bangladesh dan Myanmar telah membuat kesepakatan tentang pemulangan pengungsi, belum ada yang dipulangkan.

Bangladesh meminta Myanmar untuk meningkatkan proses repatriasi dengan "sungguh-sungguh".


(lir/lir)