China Ingatkan AS Jangan Politisir Penyelidikan WHO Soal Corona

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 28 Jan 2021 18:06 WIB
Members of the World Health Organization (WHO) team investigating the origins of the Covid-19 coronavirus pandemic leave The Jade Hotel on a bus after completing their quarantine in Wuhan, Chinas central Hubei province on January 28, 2021. (Photo by Hector RETAMAL / AFP) (Photo by HECTOR RETAMAL/AFP via Getty Images)
Tim pakar WHO akan memulai penyelidikan asal-usul Corona setelah meninggalkan hotel tempat karantina selama 14 hari terakhir (AFP via Getty Images/HECTOR RETAMAL)
Beijing -

Pemerintah China memperingatkan agar penyelidikan asal-usul virus Corona (COVID-19) yang dilakukan tim pakar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tidak dipolitisir. Peringatan ini ditujukan untuk Amerika Serikat (AS) saat misi tim WHO yang diawasi ketat itu dimulai pekan ini.

Seperti dilansir AFP dan CNN, Kamis (28/1/2021), juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian, dalam konferensi pers menyerukan agar para pakar WHO bisa bekerja bebas dari 'campur tangan politik'.

"Setiap tindakan penuh prasangka, spekulasi negatif, atau bahkan upaya mempolitisasi interpretasi (pelacakan asal virus) merupakan tindakan tidak pantas dan akan memicu campur tangan tidak diperlukan terhadap kerja sama ilmiah kelompok pakar internasional WHO di China," cetus Zhao dalam pernyataannya.

"Melacak asal-usul virus merupakan persoalan ilmiah yang kompleks dan harus dipelajari oleh para ilmuwan dengan penelitian ilmiah internasional dan kerja sama dalam skala global," imbuhnya.

Zhao menekankan bahwa tujuan penyelidikan WHO itu adalah 'mempromosikan pemahaman soal virus, hewan yang menjadi inang dan rute penularannya, agar kita bisa lebih baik dalam mencegah kemungkinan risiko dan merespons krisis kesehatan masyarakat serupa di masa depan'.

Lebih lanjut, Zhao menyerukan AS untuk bekerja dengan China 'secara bertanggung jawab' agar tim pakar WHO 'bisa melakukan pelacakan dan penelitian ilmiah tanpa intervensi dari faktor politik'.

"Hormati fakta dan sains, hormati kerja keras tim pakar.. internasional WHO," ucapnya, sembari menyerukan agar para pakar WHO bekerja 'bebas dari campur tangan politik'.

Selanjutnya
Halaman
1 2