Lika-liku Tuntutan AS untuk Usut Asal-usul COVID-19 di China

Tim Detikcom - detikNews
Kamis, 28 Jan 2021 14:09 WIB
Poster
ilustrasi (Foto: Edi Wahyono)
Washington -

Pengusutan mengenai asal-usul COVID-19 di China masih terus digenderangkan oleh AS. Kini pemerintahan di bawah presiden Joe Biden itu menyerukan penyelidikan Internasional yang 'jelas' mengenai laporan yang muncul.

Seruan AS tersebut semakin menimbulkan perhatian di mana sebelumnya AS bersitegang dengan China, terkait larangannya pada WHO untuk mewawancarai para perawat hingga pekerja laboratorium di kota Wuhan.

WHO diketahui tiba di Wuhan pada Kamis (14/1) untuk mencari tahu bagaimana asal-usul COVID-19 di kota itu. WHO juga sudah menjalani karantina sebelum memulai penyelidikan lebih lanjut.

Seperti dilansir AFP, Kamis (28/1/2021), Juru bicara Gedung Putih, Jen Psaki, menuturkan kepada wartawan setempat bahwa 'penting bagi kita untuk menyelidiki' bagaimana virus Corona muncul dan menyebar ke seluruh dunia.

Psaki juga menyoroti 'kekhawatiran besar' terhadap 'informasi keliru' dari 'beberapa sumber di China'.

Otoritas China sendiri berargumen bahwa meskipun Wuhan menjadi lokasi pertama terdeteksinya virus Corona, belum tentu wilayah itu menjadi asalnya. Para pakar setuju bahwa penyakit itu berasal dari hewan dan secara khusus memfokuskan pada 'pasar basah' di Wuhan yang menjual hewan hidup.

Mantan Presiden AS, Donald Trump, diketahui mendukung teori konspirasi yang menyebut virus Corona berasal dari laboratorium milik Institut Virologi Wuhan. Tuduhan itu ditolak secara tegas oleh China.

Selanjutnya
Halaman
1 2