Tentara Garda Nasional Istirahat di Tempat Parkir, Anggota Parlemen AS Marah

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 22 Jan 2021 18:16 WIB
Guard Soldiers were ordered to move from the cafeteria to the parking garage
Tentara Garda Nasional AS beristirahat di tempat parkir (CNN)
Washington DC -

Sejumlah anggota parlemen Amerika Serikat (AS) marah saat mengetahui ribuan tentara Garda Nasional menghabiskan waktu istirahatnya di dalam area parkir Gedung Capitol AS. Akibat teguran itu, kini tentara Garda Nasional telah diperbolehkan kembali untuk beristirahat di dalam Gedung Capitol.

Seperti dilansir CNN, Jumat (22/1/2021), keterangan sejumlah personel Garda Nasional menyebut bahwa mereka diberitahu tidak bisa lagi menggunakan ruangan di dalam kompleks Gedung Capitol AS, termasuk kafetaria, sebagai tempat beristirahat.

Padahal beberapa hari sebelumnya, bahkan sejak sebelum pelantikan Presiden Joe Biden digelar pada Rabu (20/1) waktu setempat, para personel Garda Nasional diizinkan untuk beristirahat di beberapa area di dalam kompleks Gedung Capitol. Banyak dari mereka yang beristirahat di kafe di dalam Gedung Kantor Senat AS, juga untuk mengisi daya telepon genggam dan mencari Wifi.

Para tentara Garda Nasional AS membutuhkan tempat istirahat saat tidak sedang bertugas atau menunggu giliran bertugas. Sekitar 25 ribu tentara Garda Nasional dari 50 negara bagian AS, tiga wilayah dan Distrik Columbia, dikerahkan untuk mengamankan Gedung Capitol AS saat pelantikan Biden digelar, beberapa tetap akan ditugaskan di Washington DC setelah pelantikan.

Namun dilaporkan bahwa mulai Kamis (21/1) pagi waktu setempat, area-area di dalam kompleks Gedung Capitol dibersihkan dan tempat istirahat mereka telah dipindah. Beberapa tentara Garda Nasional menuturkan mereka hanya bisa beristirahat di dalam gedung tempat parkir di dekat Thurgood Marshall Judicial Center.

Foto yang didapatkan CNN menunjukkan para tentara Garda Nasional AS duduk atau berbaring di dalam area parkir, hanya beberapa meter dari mobil-mobil yang diparkir. Menurut salah satu tentara Garda Nasional, hanya satu colokan listrik dan dua bilik toilet untuk 5 ribu personel di area parkir itu.

"Kami benar-benar merasa dikhianati," tutur salah satu tentara Garda Nasional kepada CNN pada Kamis (21/1) waktu setempat. Dia menyebut bahwa sehari sebelumnya para anggota parlemen AS mendatangi mereka untuk berfoto.

"Setelah semuanya berjalan mulus, kami dianggap tidak berguna dan dibuang ke sudut garasi parkir," ucapnya.

Simak juga video 'Jadi Presiden AS, Joe Biden Langsung Fokus 3 Hal Ini':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2