India Vaksinasi Corona Lebih dari 1 Juta Tenaga Medis Kurang dari Seminggu

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 22 Jan 2021 15:54 WIB
Vaksin Covid-19: Belum tuntas uji coba fase ketiga, persetujuan penggunaan darurat vaksin buatan lokal yang terburu-buru picu kontroversi di India
Ilustrasi (dok. BBC World)
New Delhi -

Otoritas India telah melakukan vaksinasi virus Corona (COVID-19) terhadap lebih dari 1 juta tenaga medis selama kurang dari seminggu terakhir. Program vaksinasi massal Corona di India mulai diluncurkan secara nasional pada 16 Januari lalu.

Seperti dilansir CNN, Jumat (22/1/2021), pemerintah India dalam pernyataan terbaru mengumumkan bahwa sejauh ini sudah 1.043.534 orang yang menerima suntikan vaksin Corona di negara tersebut, sejak program vaksinasi massal diluncurkan pekan lalu.

Otoritas India berencana untuk memvaksinasi 10 juta tenaga medis dalam fase pertama program vaksinasinya, yang kemudian dilanjutkan dengan vaksinasi 20 juta pekerja garis depan selama pandemi Corona.

Setelah itu, India akan memulai fase kedua dengan memvaksinasi 270 juta orang yang berusia 50 tahun ke atas atau orang-orang di bawah 50 tahun yang memiliki penyakit bawaan.

"Tahun 2021 telah membawa harapan baru untuk India," ucap Menteri Kesehatan India, Dr Harsh Vardhan, dalam konferensi pers pada Jumat (22/1) waktu setempat.

Awal bulan ini, India menyetujui dua vaksin Corona untuk penggunaan darurat, yakni vaksin Covishield buatan AstraZeneca yang diproduksi secara domestik oleh Institut Serum India dan vaksin Covaxin buatan dalam negeri oleh Bharat Biotech. Sejauh ini, India telah mendapatkan 11 juta dosis vaksin Covishield dan 5,5 juta dosis Covaxin, yang semua untuk program vaksinasi tahap pertama.

Rotal kasus Corona di India, menurut Kementerian Kesehatan, kini mencapai 10.625.428 kasus, dengan 153.032 kematian.

Simak video 'Pabrik Vaksin di India Terbakar, 5 Orang Tewas':

[Gambas:Video 20detik]



(nvc/rdp)