Corona Melonjak, Malaysia Akan Lockdown Hingga Februari

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 19 Jan 2021 19:14 WIB
Otoritas Malaysia melaporkan total kasus virus Corona (COVID-19) di wilayahnya telah melampaui 10 ribu kasus.
Ilustrasi (dok AP Photo/Vincent Thian)
Kuala Lumpur -

Otoritas Malaysia akan memberlakukan Perintah Pengendalian Pergerakan (MCO) yang juga kerap disebut lockdown, di seluruh wilayahnya, kecuali Sarawak, di tengah lonjakan kasus virus Corona (COVID-19). MCO ini akan diberlakukan mulai Jumat (22/1) pekan ini hingga awal Februari.

Seperti dilansir The Star dan Channel News Asia, Selasa (19/1/2021), Menteri Senior Malaysia, Ismail Sabri Yaakob, yang juga menjabat Menteri Pertahanan mengumumkan bahwa MCO akan diberlakukan di enam negara bagian, termasuk Kedah, Perak, Pahang, Terengganu, Perlis dan Negeri Sembilan.

MCO, yang juga berarti lockdown sebagian ini, akan berlaku efektif mulai 22 Januari pukul 00.01 waktu setempat hingga 4 Februari mendatang.

Dalam konferensi pers, Ismail Sabri menyatakan bahwa keputusan memberlakukan MCO diambil menyusul kenaikan jumlah kasus positif Corona di wilayah-wilayah tersebut.

"Mengikuti saran dari Kementerian Kesehatan, kita telah memutuskan untuk memberlakukan MCO di negara-negara bagian ini hingga 4 Februari," ucap Ismail Sabri dalam pengumumannya.

"Standar operasional prosedur MCO sama dengan yang saya umumkan sebelumnya. Artinya, warga tidak diperbolehkan keluar rumah, kecuali untuk dua orang dari satu rumah tangga untuk kebutuhan sehari-hari, termasuk untuk urusan darurat," terang Ismail Sabri lebih lanjut.

Pekan lalu, Perdana Menteri (PM) Muhyiddin Yassin mengumumkan bahwa MCO diberlakukan lagi di lima negara bagian -- Penang, Selangor, Melaka, Johor dan Sabah -- dan wilayah federal Kuala Lumpur, Putrajaya dan Labuan selama dua pekan mulai dari 13 Januari hingga 26 Januari. Sementara negara bagian Kelantan berada di bawah MCO mulai 16 Januari lalu.

Selanjutnya
Halaman
1 2