Menlu AS Lontarkan Tuduhan Baru Soal China Tutupi Asal Virus Corona

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 16 Jan 2021 14:08 WIB
Tensi AS-China meninggi, AS menahan tiga orang ilmuwan militer China terkait kecurangan visa
Ilustrasi (BBC World)
Washington DC -

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo, melontarkan tuduhan baru soal upaya China menutup-nutupi asal virus Corona (COVID-19) yang kini merajalela secara global. Pompeo menyebut sudah ada penyakit mirip COVID di kalangan staf sebuah institut virologi China sejak musim gugur tahun 2019.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (16/1/2021), tuduhan terbaru ini dilontarkan Pompeo setelah tim pakar kesehatan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tiba di Wuhan, China, pada Kamis (14/1) waktu setempat, untuk memulai penyelidikan asal-usul Corona.

Pompeo dalam pernyataannya mendorong tim pakar WHO yang telah tiba di Wuhan -- lokasi awal terdeteksinya virus Corona -- untuk 'menekan pemerintah China' soal 'informasi baru' tersebut.

"Pemerintah Amerika Serikat memiliki alasan untuk mempercayai bahwa beberapa peneliti di dalam institut (Institut Virologi Wuhan) jatuh sakit pada musim gugur 2019, sebelum kasus pertama teridentifikasi, dengan gejala yang konsisten dengan COVID-19 dan penyakit musiman umum," sebut Pompeo dalam pernyataannya.

Disebutkan Pompeo bahwa laporan ini kontradiktif dengan laporan lain yang menyatakan bahwa tidak ada staf pada institut tersebut yang tertular Corona atau virus terkait.

"Beijing hingga kini terus menyembunyikan informasi penting yang dibutuhkan para ilmuwan untuk melindungi dunia dari virus mematikan ini, dan virus selanjutnya," tuduh Pompeo.

Virus Corona diketahui pertama terdeteksi di Wuhan pada akhir tahun 2019 dan sejak saat itu menyebar luas secara global hingga menewaskan lebih dari 2 juta orang di berbagai negara dan menginfeksi puluhan juta orang serta menggerogoti perekonomian global.

Di AS sendiri, virus Corona telah menginfeksi lebih dari 23 juta orang dan menewaskan lebih dari 391 ribu orang.

(nvc/rdp)