Kunjungi Penjara, Raja Thailand dan Selirnya Menyapu Lantai

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 12 Jan 2021 17:15 WIB
Selir Raja Thailand Sineenat Wongvajirapakdi (Thailands Royal Office/AFP/Getty Images via CNN)
Raja Maha Vajiralongkorn dan selirnya, Sineenat Wongvajirapakdi (Thailand's Royal Office/AFP/Getty Images via CNN)
Bangkok -

Raja Thailand, Maha Vajiralongkorn, melakukan kunjungan ke penjara-penjara setempat dalam upaya menarik simpati rakyat di tengah kritikan tajam terhadap dirinya. Dalam kunjungannya, Raja Vajiralongkorn bahkan tampak menyapu lantai dengan didampingi selirnya, Sineenat Wongvajirapakdi.

Seperti dilansir AFP, Selasa (12/1/2021), Istana Kerajaan Thailand diketahui meningkatkan penampilan publik Raja Vajiralongkorn dalam beberapa bulan terakhir, setelah kritikan tajam menghujani Kerajaan Thailand -- momen yang belum pernah terjadi sebelumnya -- dalam unjuk rasa besar-besaran beberapa waktu terakhir.

Sudah dua bulan terakhir ini, Raja Vajiralongkorn mengunjungi berbagai penjara berbeda di negaranya. Dalam foto-foto yang dirilis Kerajaan Thailand, Raja Vajiralongkorn dan selirnya yang berusia 35 tahun tampak memakai pakaian kasual, yakni celana jeans dan polo shirts, dalam kunjungan itu.

Siaran berita kerajaan yang tayang pada akhir pekan menunjukkan momen kunjungan itu. Salah satu gambar menunjukkan Raja Vajiralongkorn dan selirnya sedang menyapu lantai bersama, sedangkan satu gambar lainnya menunjukkan para pejabat setempat berlutut saat menjelaskan proyek pertanian di penjara.

Thai King Maha Vajiralongkorn and his royal consort Sineenat Wongvajirapakdi are shown inspecting projects in jails across Thailand.PHOTO: SCREENGRAB FROM THAI PBS/FACEBOOKMomen saat Raja Vajiralongkorn dan selirnya menyapu lantai dalam kunjungan ke penjara setempat Foto: SCREENGRAB FROM THAI PBS/FACEBOOK

Raja Vajiralongkorn telah menunjuk selirnya, Sineenat, untuk memimpin sebuah proyek yang mengawasi layanan kesehatan untuk narapidana -- perluasan portofolio publiknya setelah perubahan dramatis dalam nasibnya dalam satu setengah tahun terakhir.

Sineenat diangkat menjadi Selir Kerajaan dengan gelar 'Chao Khun Phra' pada Juli 2019 -- penunjukan pertama selama hampir satu abad terakhir saat seorang Raja Thailand memiliki selir. Namun tiga bulan kemudian, dia dilucuti dari gelarnya dan dituduh 'tidak setia' dan memiliki 'ambisi' untuk menyamai posisi Ratu Suthida Bajrasudhabimalalakshana, yang menikah dengan Raja Vajiralongkorn pada Mei 2019 atau beberapa hari sebelum upacara naik takhta.

Pada September tahun lalu, Sineenat secara tak diduga kembali ke Kerajaan Thailand, setelah Raja Vajiralongkorn memulihkan kembali gelar selirnya bersama dengan pernyataan publik bahwa dia 'tidak tercoreng' lagi.

Pada Senin (11/1) waktu setempat, surat kabar resmi Kerajaan Thailand, Royal Gazette, mengumumkan tugas publik baru untuk Sineenat, yakni sebagai wakil penasihat untuk sebuah komisi yang dibentuk Raja Vajiralongkorn, yang fokus pada layanan kesehatan di penjara-penjara setempat.

Disebutkan Royal Gazette bahwa komisi itu akan membantu dalam 'mengatur narapidana agar memiliki akses kepada perawatan medis yang didasarkan pada standar hak asasi manusia'.

Sejak Sineenat kembali ke Kerajaan Thailand, dia tampak menemani keluarga kerajaan ke acara-acara publik. Dia tampak berseri-seri saat menyapa loyalis Kerajaan Thailand yang memegang foto Raja Vajiralongkorn dan Ratu Suthida.

Kerajaan Thailand dilindungi dari kritik oleh undang-undang pencemaran nama baik yang ketat, yang penghapusannya menjadi salah satu tuntutan demonstran pro-demokrasi Thailand beberapa waktu terakhir. Dalam aksinya, para demonstran juga menyerukan agar Raja Thailand tidak ikut campur dalam politik yang bergejolak.

Sejauh ini, total 41 aktivis didakwa terkait tuduhan pencemaran nama baik Kerajaan Thailand atas keterlibatan mereka dalam unjuk rasa yang dimulai Juli tahun lalu.

(nvc/ita)