Raja Malaysia Umumkan Keadaan Darurat Nasional Demi Atasi Corona

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 12 Jan 2021 09:49 WIB
Police officers check vehicles at a roadblock to ensure that people abide by a movement control order on the outskirts of Kuala Lumpur, Malaysia, Wednesday, Oct. 14, 2020. Malaysia will restrict movements in its biggest city Kuala Lumpur, neighboring Selangor state and the administrative capital of Putrajaya from Wednesday to curb a sharp rise in coronavirus cases. (AP Photo/Vincent Thian)
Foto: AP/Vincent Thian
Jakarta -

Raja Malaysia mengumumkan keadaan darurat nasional hingga 1 Agustus mendatang sebagai langkah proaktif untuk mengatasi pandemi COVID-19.

Keputusan tersebut disetujui Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah usai bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Muhyiddin Yassin pada Senin (10/1).

"Saya mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan kuat menghadapi keadaan darurat ini dan perintah pengendalian gerakan demi keselamatan dan kepentingan kita sendiri," kata Pengawas Keluarga Istana Negara Datuk Ahmad Fadil Syamsuddin dalam sebuah pernyataan hari ini seperti dilansir The Star, Selasa (12/1/2021).

Sebelumnya pada hari Senin (11/1), PM Muhyiddin mengumumkan bahwa enam negara bagian akan ditempatkan di bawah perintah pengendalian gerakan (MCO) atau kerap disebut sebagai lockdown (penguncian) mulai Rabu (13/1) besok.

Dalam pidatonya pada hari Senin (11/1), Muhyiddin mengatakan Johor, Melaka, Selangor, Penang, Sabah dan Wilayah Federal Kuala Lumpur, Putrajaya dan Labuan akan berada di bawah MCO hingga 26 Januari mendatang.

Muhyiddin menambahkan bahwa MCO pemulihan akan diberlakukan di Perlis dan sebagian besar Sarawak.

Dia juga mengatakan bahwa tiga distrik di Sarawak --Kuching, Miri dan Sibu - serta Pahang, Perak, Negri Sembilan, Kedah, Terengganu dan Kelantan akan berada di bawah MCO bersyarat.

Pada Senin (11/1) Malaysia mencatat 2.232 kasus baru infeksi virus Corona, sehingga total penghitungan negara itu kini menjadi 138.224 kasus.

Empat orang juga meninggal pada hari tersebut karena infeksi virus Corona, sehingga meningkatkan jumlah kematian COVID-19 di Malaysia menjadi 555 kematian.

Simak video 'Tips agar Lancar Jalani Vaksinasi COVID-19':

[Gambas:Video 20detik]



(ita/ita)