Singapura Sampaikan Belasungkawa Atas Jatuhnya Sriwijaya Air

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 11 Jan 2021 19:02 WIB
Pihak Angkasa Pura II membentuk crisis center di Bandara Soekarno Hatta terkait insiden jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182. Crisis center banyak didatangi keluarag korban.
Crisis center untuk tragedi Sriwijaya Air SJ182 (dok. detikcom/Rengga Sancaya)
Singapura -

Para pemimpin Singapura menyampaikan belasungkawa mereka kepada pemerintah Indonesia atas tragedi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182. Ucapan belasungkawa itu datang Presiden Singapura Halimah Yacob, Perdana Menteri Lee Hsien Loong dan Menteri Luar Negeri (Menlu) Vivian Balakrishnan.

Seperti dilansir Channel News Asia, Senin (11/1/2021), Kementerian Luar Negeri Singapura (MFA) menuturkan bahwa Presiden Halimah Yacob dalam ucapan belasungkawa kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan dirinya 'sangat sedih' saat mengetahui jatuhnya Sriwijaya Air SJ182 pada Sabtu (9/1) waktu setempat.

"Atas nama rakyat Singapura, saya menyampaikan simpati yang sebesar-besarnya kepada rakyat Indonesia pada masa duka ini," tulis Presiden Halimah.

PM Lee juga menyampaikan belasungkawa untuk Indonesia dalam suratnya kepada Presiden Jokowi. PM Lee bahkan menawarkan bantuan untuk Indonesia jika memang diperlukan.

"Belasungkawa kami dan pikiran kami tertuju pada rakyat Indonesia pada masa-masa sulit ini. Singapura siap membantu dengan upaya pencarian dan pemulihan jika diperlukan oleh Indonesia," ucap PM Lee dalam suratnya.

Secara terpisah, Menlu Vivian Balakrishnan menyampaikan belasungkawa kepada Menlu Indonesia, Retno Marsudi. "Harap jangan ragu untuk memberitahu saya jika kami bisa membantu," tuturnya.

MFA dalam pernyataannya pada Minggu (10/1) waktu setempat menyatakan tidak ada warga negara Singapura di pesawat yang membawa 62 penumpang dan awak, termasuk 10 anak-anak. Pesawat jenis Boeing 737-500 itu hilang kontak saat mengudara dari Jakarta menuju Pontianak, sebelum akhirnya dipastikan jatuh.

(nvc/ita)