Parlemen Hungaria Setujui Undang-Undang Anti LGBT

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Rabu, 16 Des 2020 10:30 WIB
ilustrasi LGBT, LGBT, Gay, sex, lesbian, transgender (Andhika-detikcom)
Foto: ilustrasi LGBT (Andhika-detikcom)
Budapest -

Para anggota parlemen Hungaria menyetujui paket aturan yang menargetkan komunitas LGBTQ. Aturan ini merupakan senjata terbaru pemerintah dalam mempertahankan nilai-nilai "tradisional".

Dilansir AFP, Rabu (16/12/2020) UU yang disahkan oleh banyak anggota parlemen yang setia kepada pemerintah Perdana Menteri Viktor Orban--yang nasionalis dan secara budaya konservatif--secara efektif melarang pasangan sesama jenis untuk mengadopsi anak. Caranya yakni dengan membatasi adopsi kepada pasangan yang sudah menikah.

Pengecualian larangan harus disetujui oleh menteri urusan keluarga.

Pemerintah telah meningkatkan retorika anti-LGBTQ dalam beberapa bulan terakhir. Pada Oktober lalu, Orban menyatakan kaum homoseksual harus "meninggalkan anak-anak kita sendiri" ketika membahas perselisihan mengenai buku anak-anak yang berisi karakter gay.

Pada Selasa (15/12) anggota parlemen juga menyetujui perubahan konstitusi yang berbunyi: "Ibu adalah perempuan, ayah adalah laki-laki".

Pemerintah menjelaskan perubahan tersebut dengan mengatakan "proses ideologis baru di Barat" membuatnya perlu untuk "melindungi anak dari kemungkinan campur tangan ideologis atau biologis".

Amandemen yang sama mendefinisikan jenis kelamin anak-anak sebagaimana yang ditugaskan kepada mereka saat lahir dan "memastikan pengasuhan anak-anak sesuai dengan... budaya Kristen (Hungaria)".

Sebelumnya pada bulan Mei, larangan mengubah jenis kelamin seseorang secara hukum mulai berlaku, dengan kelompok-kelompok hak asasi memperingatkan bahwa hal ini akan membuat transgender Hungaria mengalami diskriminasi.

Pada tahun 2018, keputusan pemerintah secara efektif melarang universitas untuk mengajar mata kuliah tentang studi gender.

Selanjutnya
Halaman
1 2