Ivanka Ditanyai Jaksa Soal Dugaan Penyelewengan Dana Pelantikan Trump

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 03 Des 2020 11:19 WIB
Ivanka Trump, putri presiden yang menuai kontroversi lantaran perannya yang tidak jelas di Gedung Putih
Ivanka Trump (dok. BBC World)
Washington DC -

Ivanka Trump, putri dan penasihat Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, telah ditanyai di bawah sumpah pada pekan ini terkait dugaan penyelewengan dana nonprofit untuk pelantikan Trump empat tahun lalu. Hal ini merupakan bagian dari gugatan hukum sipil yang diajukan ke pengadilan Washington DC.

Seperti dilansir Reuters, Kamis (3/12/2020), kantor Jaksa Agung District of Columbia, Karl Racine, mengungkapkan dalam dokumen pengadilan pada Selasa (1/12) waktu setempat bahwa Ivanka ditanyai di bawah sumpah pada hari yang sama atau Selasa (1/12).

Dalam gugatan hukum yang diajukan pada Januari 2020 ini, bisnis real estate Trump dan entitas lainnya dituduh telah menyalahgunakan dana nonprofit untuk memperkaya keluarga Trump.

Menurut gugatan itu, sebuah korporasi nonprofit bebas pajak yang disebut sebagai Komisi Pelantikan Presiden ke-58 berkoordinasi dengan keluarga Trump untuk membayar terlalu banyak bagi penggunaan ruang acara di Trump International Hotel di Washington DC.

Gugatan yang diajukan Racine ini menuduh bahwa dalam satu kasus, korporasi nonprofit membayar lebih dari US$ 300 ribu untuk menggelar resepsi pribadi di hotel milik Trump untuk tiga anak tertuanya -- Donald Trump Jr, Ivanka dan Eric -- saat malam pelantikan ayah mereka pada 20 Januari 2017.

"Undang-undang distrik mewajibkan lembaga nonprofit untuk menggunakan dana mereka untuk tujuan publik yang telah mereka umumkan, bukan untuk menguntungkan individu atau perusahaan swasta," sebut Racine dalam gugatan itu.

Gugatan hukum ini berupaya memulihkan dana US$ 1 juta yang diduga disalurkan langsung ke bisnis keluarga Trump.

Simak video 'Trump Siap Akui Kalah Jika Biden Menang Voting Electoral College':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2