Round-Up

Dulu Ilmuwan Kini Komandan Garda Revolusi Tewas di Iran

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 01 Des 2020 20:30 WIB
Iran tuduh Israel bunuh ilmuwan nuklir, Mohsen Fakhrizadeh memakai senjata yang dikendalikan dari jarak jauh
Foto: Ilmuwan nuklir Iran dibunuh (BBC World)
Teheran -

Seorang komandan Garda Revolusi Iran (IRGC) tewas dalam serangan udara di perbatasan Irak dan Suriah. Kematian ini datang setelah ilmuwan nuklir negeri seribu mullah itu dibunuh.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (1/12/2020), informasi tersebut disampaikan oleh para pejabat keamanan dan milisi lokal Irak. Namun mereka tidak bisa mengonfirmasi identitas sang komandan Garda Revolusi Iran yang tewas.

Hanya disebutkan bahwa sang komandan sedang bersama tiga personel Garda Revolusi Iran lainnya saat serangan udara mengenai kendaraan yang mereka tumpangi. Insiden ini terjadi antara Sabtu (28/11) hingga Minggu (29/11) waktu setempat. Waktu pastinya tidak diketahui secara jelas.

Disebutkan dua sumber pejabat keamanan Irak bahwa kendaraan itu membawa persenjataan dan bergerak dari Irak menuju ke Suriah. Serangan udara menghantam mereka sesaat setelah kendaraan itu memasuki wilayah Suriah usai melewati perbatasan Irak.

Dua sumber tersebut menyebut bahwa kelompok paramiliter Irak yang didukung Iran membantu mengevakuasi jenazah sang komandan Garda Revolusi Iran dan para personel lainnya itu.

Sumber militer dan milisi setempat lainnya mengonfirmasi keterangan dua sumber pejabat keamanan Irak tersebut. Namun Reuters belum berhasil memverifikasi secara independen bahwa seorang komandan Iran tewas dalam serangan udara di perbatasan Irak-Suriah.

Apa yang terjadi pada ilmuwan nuklir Iran yang dibunuh? Silakan klik halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2