International Updates

Biden Alami Retak Tulang Kaki, Penasihat Trump Akan Temui Putra Mahkota Saudi

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 30 Nov 2020 18:16 WIB
Joe Biden Kantongi Izin Resmi Transisi Pemerintahan, Selanjutnya Apa?
Joe Biden (Foto: DW (News))

Seperti dilansir Associated Press, Senin (30/11/2020), dokter yang memeriksa Biden menyatakan mungkin dia akan memakai sepatu bot medis selama beberapa pekan ke depan.

Kantor Biden menuturkan bahwa insiden itu terjadi pada Sabtu (28/11) waktu setempat dan Biden mengunjungi pakar ortopedi di Newark, Delaware, pada Minggu (29/11) sore waktu setempat.

"Pemeriksaan sinar-X awal tidak menunjukkan retakan yang jelas," sebut dokter yang memeriksa Biden, Kevin O'Connor, dalam pernyataannya.

- Penasihat Trump Pergi ke Arab Saudi, Akan Bertemu Putra Mahkota

Penasihat senior Gedung Putih, Jared Kushner, yang juga menantu Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, terbang ke Arab Saudi dan Qatar bersama timnya. Di Saudi, Kushner dijadwalkan akan bertemu Putra Mahkota Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MBS).

Seperti dilansir Reuters, Senin (30/11/2020), kunjungan Kushner ke Saudi dan Qatar ini dilakukan di tengah ketegangan yang menyelimuti kawasan Timur Tengah usai pembunuhan seorang ilmuwan nuklir Iran. Kunjungan ini akan dilakukan pada pejan ini.

Dituturkan seorang pejabat senior pemerintahan AS, pada Minggu (29/11) waktu setempat, bahwa Kushner akan bertemu MBS di kota Neom, Saudi dan akan bertemu juga dengan Emir Qatar beberapa hari setelahnya. Tujuan dari kunjungan ini tidak diketahui secara jelas, namun disebutkan bahwa Kushner akan melakukan pembicaraan dengan MBS dan Emir Qatar.

- Trump Tetap Anggap Pilpres AS Curang: Kami Menang Mudah!

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengindikasikan dirinya tidak akan pernah mengakui kekalahannya dari Presiden terpilih AS, Joe Biden, dalam pilpres AS 2020. Trump menegaskan tidak akan mengubah pikiran terkait klaim kecurangan pilpres.

Seperti dilansir AFP, Senin (30/11/2020), dalam wawancara televisi pertama sejak kalah pilpres, Trump mengindikasikan dirinya tidak akan meninggalkan teori konspirasinya soal kecurangan besar-besaran terkait surat suara pada pilpres tahun ini.

"Ini tidak seperti Anda akan mengubah pikiran saya. Pikiran saya tidak akan berubah dalam enam bulan," ucap Trump dalam wawancara dengan penyiar Fox News, Maria Bartiromo, pada Minggu (29/11) waktu setempat.

"Pemilihan ini dicurangi. Pemilihan ini adalah kecurangan total," tegasnya, lagi-lagi tanpa memberikan bukti konkret.

Halaman

(ita/ita)