International Updates

Putra Sulung Trump Positif Corona, China Tes Massal 3 Juta Orang

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 21 Nov 2020 17:43 WIB
(FILES) In this file photo taken on August 24, 2020 Donald Trump Jr. arrives to speak during the first day of the Republican convention at the Mellon auditorium in Washington, DC. - Donald Trump Jr., son of US President Donald Trump, has tested positive for Covid-19, his spokesman said on November 20, 2020. (Photo by Olivier DOULIERY / AFP)
Donald Trump Jr (AFP/OLIVIER DOULIERY)
Jakarta -

Donald Trump Jr, putra sulung Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, dinyatakan positif virus Corona (COVID-19) pekan ini. Otoritas China menggelar tes Corona massal terhadap 3 juta orang di Tianjin setelah kembali mendeteksi kasus penularan lokal di tengah masyarakat.

Trump Jr yang berusia 42 tahun ini dilaporkan telah mengetahui hasil tes yang menyatakan dirinya positif Corona pada awal pekan ini. Namun juru bicaranya baru mengumumkan kabar ini pada Jumat (20/11) waktu setempat. Kini Trump Jr tengah menjalani karantina mandiri.

Sementara di China, otoritas kota Tianjin menggelar tes Corona massal setelah mendeteksi kasus penularan lokal atau penularan Corona yang terjadi di tengah masyarakat. Sebagai tes massal, otoritas setempat juga menutup sementara area permukiman yang menjadi tempat tinggal individu yang positif Corona di Tianjin.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Sabtu (21/11/2020):

- Positif Terinfeksi, Putra Sulung Trump Sempat Remehkan Virus Corona

Donald Trump Jr, anak tertua Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, tengah menjalani karantina mandiri setelah dinyatakan positif virus Corona (COVID-19). Pria yang akrab disapa Don ini sebelumnya diketahui sempat meremehkan keseriusan virus Corona yang merajalela di AS.

Seperti dilansir The Guardian dan CNN, Sabtu (21/11/2020), Don yang berusia 42 tahun ini dilaporkan telah mengetahui hasil tes yang menyatakan dirinya positif Corona pada awal pekan ini. Namun juru bicaranya baru mengumumkan kabar ini pada Jumat (20/11) waktu setempat.

Sebelum dirinya terinfeksi, Don diketahui beberapa kali meremehkan bahaya virus Corona. Dalam wawancara dengan media AS, Fox News, pada 20 Oktober lalu, Don menyebut bahwa angka kematian akibat Corona di AS pada saat itu 'hampir tidak ada'.

- Gubernur Georgia Resmi Sahkan Kemenangan Biden di Negara Bagiannya

Gubernur Georgia, Brian Kemp, telah menandatangani dokumen yang secara resmi mengesahkan kemenangan Presiden terpilih Amerika Serikat (AS), Joe Biden, dalam pilpres di negara bagian tersebut. Dengan pengesahan ini, maka 16 electoral votes yang dimiliki Georgia resmi diberikan kepada Biden.

"Gubernur telah meresmikan sertifikasi yang dikirimkan ke kantor kami oleh Sekretaris Negara Bagian -- seperti diatur oleh undang-undang negara bagian," tutur juru bicara Gubernur Kemp, Tate Mitchell, kepada CNN via email, seperti dilansir pada Sabtu (21/11/2020).

Pengesahan ini meresmikan hasil pilpres dengan selisih tipis di Georgia, setelah hasil audit secara luas di negara bagian ini mengonfirmasi Biden memperoleh lebih banyak suara dari Trump. Ini menjadi pukulan telak bagi upaya kubu Trump yang mengambil langkah hukum demi membalikkan hasil pilpres AS 2020.

Selanjutnya
Halaman
1 2