Tunda Pemilu Sela Saat Pandemi Corona, Raja Malaysia Tetapkan Masa Darurat

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 19 Nov 2020 15:19 WIB
The incoming 16th King of Malaysia, the sixth Sultan of Pahang, Al-Sultan Abdullah Riayatuddin Al-Mustafa Billah Shah Ibni Sultan Ahmad Shah Al-Mustain Billah inpects the guard of honour during the welcoming ceremony at the Parliament House in Kuala Lumpur on January 31, 2019. (Photo by MOHD RASFAN / AFP)
Raja Malaysia, Al-Sultan Abdullah (Photo by MOHD RASFAN/AFP)

Diketahui bahwa pemilu sela di Batu Sapi awalnya dijadwalkan digelar pada 5 Desember mendatang, setelah salah satu anggota parlemen setempat meninggal dunia bulan lalu. Pemilu sela merupakan pemilihan umum khusus yang digelar untuk mengisi kekosongan kursi parlemen di suatu wilayah.

Dalam pernyataan terpisah, PM Muhyiddin menyatakan bahwa penetapan masa darurat ini hanya bertujuan menunda pelaksanaan pemilu sela dan memastikan publik bahwa tidak ada tambahan lockdown atau pembatasan pergerakan yang akan diterapkan.

Sesuai Konstitusi Malaysia, sebuah pemilu harus digelar dalam kurun waktu 60 hari setelah sebuah kursi dewan kosong.

Al-Sultan Abdullah maupun PM Muhyiddin tidak menyatakan apakah pemilu sela di masa mendatang bisa ditunda dengan cara yang sama, selama dua anggota parlemen daerah dan nasional meninggal dunia sepekan terakhir.


(nvc/rdp)