Round-Up

Di Balik Batalnya Serangan Trump ke Fasilitas Nuklir Iran

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 17 Nov 2020 22:36 WIB
Iran sebut aksi sabotase picu kebakaran fasilitas nuklir mereka
Foto: Fasilitas nuklir Iran (BBC World)
Washington DC -

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump disebut berencana menyerang situs nuklir utama Iran, pekan lalu. Namun, Trump akhirnya mengurungkan niatnya itu.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (17/11/2020), mulanya informasi tersebut diungkapkan oleh seorang pejabat pemerintahan AS yang enggan disebut namanya.

Menurut pejabat AS tersebut, permintaan Trump itu disampaikan dalam rapat dengan jajaran penasihat top keamanan nasional AS, yang digelar Kamis (12/11) pekan lalu.

Turut hadir dalam rapat itu antara lain, Wakil Presiden Mike Pence, Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Pertahanan Christopher Miller dan Kepala Staf Gabungan AS, Jenderal Mark Milley.

Sumber pejabat itu itu mengonfirmasi isi pembahasan dalam rapat tersebut kepada media terkemuka AS, The New York Times (NYT). Dalam laporannya, NYT menyebut para penasihat Trump membujuknya untuk tidak melancarkan serangan karena berisiko memicu konflik yang lebih luas.

"Dia (Trump-red) meminta opsi. Mereka memberikannya skenario dan dia pada akhirnya memutuskan untuk tidak melakukannya," sebut pejabat AS yang enggan disebut namanya tersebut.

Bagaimana respons Gedung Putih atas laporan ini? Silakan klik halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2