Round-Up

Di Balik Batalnya Serangan Trump ke Fasilitas Nuklir Iran

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 17 Nov 2020 22:36 WIB
Iran sebut aksi sabotase picu kebakaran fasilitas nuklir mereka
Foto: Fasilitas nuklir Iran (BBC World)

Pihak Gedung Putih menolak berkomentar.

Trump menghabiskan masa kepemimpinannya selama empat tahun terakhir dengan terlibat dalam serangkaian kebijakan agresif terhadap Iran, termasuk menarik AS dari kesepakatan nuklir Iran dan menerapkan kembali sanksi ekonomi terhadap berbagai sasaran di Iran.

Pada Januari lalu, Trump memerintahkan serangan drone yang menewaskan jenderal top Iran, Qasem Soleimani, di bandara Baghdad, Irak. Namun dia menghindari konflik militer lebih luas dan berupaya menarik tentara AS dari berbagai lokasi konflik global demi menepati janji kampanyenya.

Serangan terhadap situs nuklir utama Iran di Natanz bisa memicu konflik regional dan memberikan tantangan kebijakan luar negeri yang serius bagi Presiden terpilih AS, Joe Biden. Diketahui bahwa Trump, yang menggugat hasil pilpres 3 November lalu, harus menyerahkan kekuasaannya kepada Biden pada 20 Januari 2021 mendatang.

Halaman

(rdp/rdp)