Afrika Selatan Buru Pengkhotbah yang Mengaku-ngaku Sebagai Nabi

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Selasa, 17 Nov 2020 10:37 WIB
Shepherd Bushiri, mengaku sebagai nabi (BBC)
Foto: Shepherd Bushiri, mengaku sebagai nabi (BBC)
Lilongwe -

Otoritas Afrika Selatan telah mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk seorang pengkhotbah kontroversial yang mengaku-ngaku sebagai nabi. Pria yang dituduh melakukan penipuan itu kabur ke negara asalnya Malawi, melanggar persyaratan pembebasan dengan jaminan.

Dilansir AFP, Selasa (17/11/2020) Shepherd Bushiri yang memproklamirkan dirinya sebagai nabi, yang dikenal karena "keajaiban" dan gaya hidupnya yang berfoya-foya, mendapat pembebasan dengan jaminan di Afrika Selatan, tempatnya tinggal, dalam kasus dugaan penipuan dan pencucian uang.

Dia dituduh melakukan aksi penipuan itu bersama dengan istrinya, Mary Bushiri.

"Surat perintah penangkapan telah dikeluarkan pagi ini oleh pengadilan negeri Pretoria untuk kedua buronan itu," kata Katlego Mogale, juru bicara unit polisi elit yang dikenal sebagai Hawks, dalam sebuah pernyataan, Senin (16/11).

Media setempat melaporkan bahwa Bushiri melarikan diri dari negara itu dengan Presiden Malawi Lazarus Chakwera, yang melakukan kunjungan resmi dua hari ke Afrika Selatan dan mengadakan pembicaraan dengan Presiden Cyril Ramaphosa.

Baik pemerintah Malawi dan Afrika Selatan telah membantah klaim tersebut, dengan mengatakan bahwa pejabat imigrasi memverifikasi identitas semua penumpang dalam penerbangan kepresidenan pada hari Jumat (13/11).

Dalam siaran langsung video di Facebook akhir pekan lalu, Bushiri mengatakan dia melarikan diri dari Afrika Selatan karena takut keselamatan dirinya.

Atas insiden ini, jaminan pasangan itu telah dibatalkan dan mereka masing-masing akan kehilangan 200.000 rand (US$ 13.000) yang telah mereka bayarkan.

Lihat juga video 'Ini Sosok Pendeta Kontroversial yang Ngaku Nabi':

[Gambas:Video 20detik]



Bagaimana tanggapan Malawi? Silakan klik halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2