Arab Saudi Ucapkan Selamat kepada Joe Biden

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Senin, 09 Nov 2020 10:06 WIB
Saudi Arabias Crown Prince Mohammed bin Salman attends a meeting with Russias President Vladimir Putin on the sidelines of the G20 Summit in Osaka, Japan June 29, 2019. Yuri Kadobnov/Pool via REUTERS
Foto: Putra Mahkota Arab Saudi (Reuters)

Area-area itu sekarang dapat menjadi titik gesekan antara Biden dan Arab Saudi, eksportir minyak utama dan pembeli senjata AS.

Sumber politik Saudi mengesampingkan risiko perselisihan antara Saudi dan AS, menunjuk pada hubungan bersejarah Riyadh dengan Washington.

Tetapi surat kabar Arab Saudi, Okaz menawarkan rasa ketidakpastian tentang bagaimana masa depan berperan bagi kerajaan. "Wilayah ini sedang menunggu dan bersiap untuk apa yang terjadi setelah kemenangan Biden," tulisnya di artikel halaman depan.

Untuk diketahui, Putra Mahkota Saudi membantah memerintahkan pembunuhan Khashoggi, tetapi pada 2019 dia mengakui beberapa pertanggungjawaban pribadi. Riyadh telah memenjarakan delapan orang antara tujuh dan 20 tahun dalam kasus tersebut.


(rdp/ita)