Warga Selandia Baru Tolak Legalisasi Ganja untuk Rekreasi

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Jumat, 06 Nov 2020 11:03 WIB
ganja
Foto: Ilustrasi ganja (thinkstock)

Namun, kedekatan suara akan mendorong para pendukung reformasi, yang berpendapat bahwa kelompok-kelompok yang kurang beruntung seperti komunitas Maori menjadi sasaran yang tidak proporsional berdasarkan undang-undang saat ini.

Referendum ganda diadakan pada 17 Oktober, bersamaan dengan pemilihan umum yang mengembalikan Ardern ke tampuk kekuasaan dengan suara terbanyak.

Ardern tidak mengungkapkan posisinya dalam debat soal rekreasi ganja selama kampanye pemilihan, meskipun PM berusia 40 tahun itu mengaku merokok ganja "sejak lama".

Para pendukung upaya untuk melegalkan ganja menyatakan kekecewaannya karena Ardern tidak mengungkapkan dukungannya untuk RUU tersebut sampai setelah pemungutan suara.

Undang-undang eutanasia, yang mendapat dukungan bipartisan, akan mulai berlaku November tahun depan. Selandia Baru hanya akan bergabung dengan lima negara lain yang telah melegalkan eutanasia - Belgia, Kanada, Kolombia, Luxemberg, dan Belanda.

Halaman

(rdp/ita)