Jerman Peringatkan Raja Thailand Tak Lakukan Politik dari Jerman

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 27 Okt 2020 14:34 WIB
Raja Thailand Maha Vajiralongkorn
Raja Thailand Maha Vajiralongkorn (Dok. Reuters)
Berlin -

Otoritas Jerman menyatakan pihaknya terus menyelidiki perilaku Raja Thailand, Maha Vajiralongkorn, yang kerap menghabiskan waktu di Bavaria. Jerman mengingatkan akan ada konsekuensi jika terpantau ada pelanggaran hukum.

Seperti dilansir Reuters dan Associated Press, Selasa (27/10/2020), demonstran pro-demokrasi Thailand mengajukan surat petisi kepada Kedutaan Besar Jerman di Thailand untuk meminta pemerintah Jerman menyelidiki apakah Raja Vajiralongkorn 'pernah melakukan politik Thailand dengan menggunakan hak prerogatif kerajaannya dari wilayah Jerman atau tidak'.

Disebutkan surat itu bahwa tindakan tersebut itu bisa dianggap sebagai pelanggaran kedaulatan wilayah Jerman. Surat itu menyarankan agar pemerintah Jerman mempertimbangkan permintaan demonstran Thailand yang bermaksud memulangkan sang Raja untuk memulihkan negara 'ke jalur monarki konstitusional yang sebenarnya'.

Dalam komentar terbaru di Berlin pada Senin (26/10) waktu setempat, Menteri Luar Negeri (Menlu) Heiko Maas menegaskan pemerintah Jerman mengikuti perkembangan situasi di Thailand dan mengetahui unjuk rasa sedang berlangsung dengan menyebut 'rakyat turun ke jalan untuk memperjuangkan hak mereka'.

Menlu Maas menambahkan bahwa pihaknya juga mengawasi aktivitas Raja Thailand selama berada di Jerman. "Kami telah memeriksa ini tidak hanya dalam beberapa pekan terakhir, tapi kami terus memeriksanya dalam jangka panjang," ungkapnya.

"Jika ada hal-hal yang kami rasa melanggar hukum, maka itu akan memiliki konsekuensi langsung," tegas Menlu Maas dalam pernyataannya.

Simak juga video '19 Aktivis Pro-Demokrasi di Thailand Dibebaskan':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2