Round-Up

Petisi Demonstran ke Jerman Persoalkan Kekuasaan Raja Thailand

Tim detikcom - detikNews
Senin, 26 Okt 2020 23:02 WIB
Thailand memblok petisi Change.org karena berisi seruan agar Raja Vaviralongkorn ditetapkan sebagai pesona non grata di Jerman
Foto: Raja Thailand (BBC World)

Gelombang Demonstrasi Menolak Monarki

Unjuk rasa pro-demokrasi di Thailand berawal pada Juli lalu untuk menuntut PM Prayuth mundur dari jabatannya. Dalam perkembangannya, tuntutan demonstran meluas hingga ke monarki Thailand, yang menurut para demonstran telah membantu dominasi militer atas politik Thailand selama beberapa dekade.

Pihak Kerajaan Thailand memiliki kebijakan untuk tidak berkomentar kepada media dan tidak pernah menjelaskan apapun soal aktivitas Raja Thailand di Eropa. PM Prayuth menegaskan bahwa demonstran tidak seharusnya mengkritik Kerajaan Thailand saat berunjuk rasa melawan pemerintah.

Pada Minggu (25/10) waktu setempat, kantor PM Thailand memposting pesan via Twitter yang menegaskan PM Prayuth tidak akan mengundurkan diri. Krisis yang terjadi di Thailand akan dibahas oleh parlemen pada Senin (26/10) dan Selasa (27/10) waktu setempat.

"Jika dia tidak mundur, maka kita harus keluar untuk memintanya mundur dengan cara yang damai," tegas salah satu pemimpin demonstran Thailand, Jatupat 'Pai' Boonpattararaksa, kepada ribuan orang yang berkumpul di pusat kota Bangkok.

Halaman

(rdp/lir)