Serangan Udara Kenai Masjid di Afghanistan, 11 Anak-anak Tewas

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 22 Okt 2020 17:52 WIB
Ilustrasi perang suriah
Foto: Ilustrasi: Luthfy Syahban
Kabul -

Serangan udara mengenai sebuah masjid di wilayah Afghanistan sebelah timur laut. Seorang imam masjid dan 11 anak-anak yang sedang belajar mengaji di masjid tersebut dilaporkan tewas.

Seperti dilansir AFP, Kamis (22/10/2020), serangan udara ini terjadi di sebuah desa di Provinsi Takhar pada Rabu (21/10) waktu setempat, setelah kelompok Taliban menargetkan pasukan keamanan Afghanistan di area yang sama.

Juru bicara kepolisian setempat, Khalil Aseer, menyatakan bahwa salah satu serangan udara yang terjadi dalam pertempuran itu mengenai sebuah masjid. Serangan udara itu menewaskan 12 orang, termasuk 11 anak-anak.

"Serangan udara itu dilancarkan saat para korban sedang belajar Alquran," tutur Aseer, sembari menyebut satu orang dewasa yang tewas merupakan imam masjid. Usia para korban tewas tidak disebutkan lebih lanjut.

Aseer menambahkan bahwa 14 orang lainnya, termasuk anak-anak, mengalami luka-luka akibat serangan udara yang sama. Juru bicara Gubernur Provinsi Takhar, Mohammad Jawad Hejri, membenarkan insiden tersebut.

Tidak diketahui secara jelas siapa yang melancarkan serangan udara tersebut. Militer AS meminta pertanyaan soal itu diteruskan kepada Kementerian Pertahanan Afghanistan, yang belum juga berkomentar.

Dalam pernyataan terpisah via Facebook, Wakil Presiden Afghanistan, Amrullah Saleh, membantah ada anak-anak yang menjadi korban jiwa dalam serangan udara yang mengenai masjid di Takhar.

"Kabar anak-anak tewas di masjid di Takhar tidak berdasar. Kami memiliki bukti tak terbantahkan bahwa mereka yang membunuh pasukan keamanan kami ... telah tewas. Pihak yang menyebar rumor akan ditindak secara hukum," tegasnya.

Pertempuran antara pasukan militer Afghanistan dengan Taliban di Takhar yang berlangsung sejak Selasa (20/11) lalu, dilaporkan telah menewaskan 25 personel keamanan Afghanistan.

(nvc/ita)