Penasihat Trump Tuding China Coba Mencuri Penelitian Vaksin Corona

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Kamis, 22 Okt 2020 11:35 WIB
The doctor prepares the syringe with the cure for vaccination.
Foto: Ilustrasi Vaksin Corona (iStock)
Beijing -

Penasihat keamanan nasional Presiden Amerika Serikat Donald Trump menuduh China mencoba mencuri penelitian vaksin COVID-19 dari Barat. China dianggap berusaha memonopoli setiap industri penting di abad ke-21.

Dilansir dari Channel News Asia dan Reuters, Kamis (22/10/2020) Trump mengidentifikasi China sebagai pesaing utama Amerika Serikat, dan menuduh Partai Komunis China mengambil keuntungan atas perdagangan dan tidak mengatakan yang sebenarnya atas wabah virus Corona, yang dia sebut "wabah China".

Penasihat keamanan Trump, Robert O'Brien mengatakan kepada para pejabat tinggi militer dan intelijen Inggris dan AS bahwa China adalah kekuatan pemangsa yang menekan rakyatnya dan berusaha memaksa tetangga dan kekuatan Barat.

"PKT (Partai Komunis Tiongkok) mencari dominasi di semua domain dan sektor (dan) berencana untuk memonopoli setiap industri yang penting hingga abad ke-21," kata O'Brien kepada Atlantic Future Forum melalui tautan video ke kapal induk Angkatan Laut HMS Queen Elizabeth.

"Baru-baru ini RRT menggunakan spionase yang mendukung dunia maya untuk menargetkan perusahaan yang mengembangkan vaksin dan perawatan COVID di Eropa, Inggris, dan Amerika Serikat sambil menggembar-gemborkan perlunya kerja sama internasional," kata O'Brien.

Selanjutnya
Halaman
1 2