Menlu AS Akan Bahas Soal China dalam Lawatan ke India-Sri Lanka-Indonesia

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 22 Okt 2020 11:13 WIB
Secretary of State Mike Pompeo delivers a statement on Iraq and Syria, at President Donald Trumps Mar-a-Lago property, Sunday, Dec. 29, 2019, in Palm Beach, Fla. (AP Photo/ Evan Vucci)
Menlu AS Mike Pompeo (Foto: AP Photo/ Evan Vucci)
Jakarta -

Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat Mike Pompeo mengatakan bahwa dia akan menyampaikan kekhawatiran tentang China saat dia melakukan kunjungan ke India, Sri Lanka, Maladewa dan Indonesia pekan depan.

Pompeo dan Menteri Pertahanan Mark Esper akan mengunjungi New Delhi, India awal pekan depan untuk bertemu para pejabat India, yang hubungannya dengan China memburuk secara tajam tahun ini karena bentrokan mematikan di perbatasan.

Pompeo mengatakan dia kemudian akan mengunjungi Sri Lanka, Maladewa dan Indonesia.

"Saya yakin pertemuan saya juga akan mencakup diskusi tentang bagaimana negara-negara bebas dapat bekerja sama untuk menggagalkan ancaman yang ditimbulkan oleh Partai Komunis China," kata Pompeo kepada wartawan seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (22/10/2020).

Ditanya tentang kunjungannya ke Jakarta, Pompeo mengatakan: "Saya tahu orang Indonesia memiliki keinginan yang sama tentang Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka."

Pompeo menambahkan bahwa negara-negara Asia Tenggara ingin memastikan "hak-hak dasar mereka - hak maritim mereka, hak kedaulatan mereka, kemampuan mereka untuk melakukan bisnis dengan cara yang mereka inginkan di dalam negara mereka (yang) terus-menerus diancam oleh Partai Komunis China."

Pompeo telah menunjukkan sikap keras terhadap China dalam berbagai masalah, mulai dari perdagangan, keamanan hingga pandemi Corona.

Pada bulan Juli, Amerika Serikat mencap klaim luas Beijing di Laut China Selatan yang sarat sengketa sebagai ilegal.

(ita/ita)