Tunangan Jamal Khashoggi Gugat Putra Mahkota Saudi soal Kasus Pembunuhan

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 21 Okt 2020 07:04 WIB
Tunangan Jamal Khashoggi, Hatice Cengiz, menerbitkan buku mengenang sang jurnalis asal Arab Saudi. Peluncuran buku itu diselenggarakan di Turki.
Tunangan Jamal Kashoggi Hatice Cengiz. (Foto: Murad Sezer/Reuters)
Washington DC -

Tunangan jurnalis Jamal Khashoggi, Hatice Cengiz, menggugat Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman alias MbS soal kasus pembunuhan yang menimpa Kashoggi di Istanbul. Gugatan dilayangkan di pengadilan Amerika Serikat (AS).

Cengiz yang merupakan warga negara Turki, bersama Democracy for the Arab World Now (DAWN) juga menggugat sejumlah pejabat lainnya selain Pangeran MbS. Cengiz mengklaim kerugian finansial atas kematian Khashoggi, sementara DAWN mengatakan operasi dan tujuannya terhambat oleh hilangnya pendiri dan tokoh utamanya.

Cengiz dan DAWN mengatakan mereka mengajukan gugatan di pengadilan federal Washington karena mereka melihat tidak ada kesempatan untuk keadilan di Arab Saudi.

Sepak Terjang Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman untuk Amankan TakhtaPutra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman. Foto: DW (News)

"Penyiksaan dan pembunuhan kejam terhadap Khashoggi mengejutkan hati nurani orang di seluruh dunia," tulis gugatan itu, seperti dilansir AFP, Kamis (21/10/2020).

"Tujuan dari pembunuhan itu jelas untuk menghentikan advokasi Khashoggi di Amerika Serikat, terutama sebagai direktur eksekutif penggugat DAWN, untuk reformasi demokrasi di dunia Arab."

Sejumlah jurnalis menggelar aksi solidaritas di depan Kedubes Arab Saudi di Jakarta. Mereka menuntut kejelasan atas hilangnya jurnalis senior Arab tersebut.Sejumlah jurnalis menggelar aksi solidaritas di depan Kedubes Arab Saudi di Jakarta. Mereka menuntut kejelasan atas hilangnya jurnalis senior Arab tersebut. Foto: Grandyos Zafna

Khashoggi terbunuh di dalam konsulat Arab Saudi di Istanbul dan tubuhnya dimutilasi dan dibuang oleh tim Saudi yang diduga diarahkan oleh tangan kanan putra mahkota.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan perintah untuk membunuh Khashoggi datang dari "tingkat tertinggi" pemerintah Saudi, tetapi tidak pernah secara langsung menyalahkan MbS.

Pada bulan September, pengadilan Saudi membatalkan lima hukuman mati yang dikeluarkan setelah persidangan tertutup di Arab Saudi yang berakhir tahun lalu. Pengadilan Saudi menjatuhkan hukuman 20 tahun penjara kepada mereka.

Simak video 'Hasil Penyelidikan Khashoggi Diklaim 'Loloskan' Putra Mahkota':

[Gambas:Video 20detik]



(dkp/maa)