International Updates

Masjid Paris Akan Ditutup, Belanda Bayar Kompensasi ke Anak-anak Indonesia

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 20 Okt 2020 18:18 WIB
Ribuan orang unjuk rasa di Place de la Republique Paris Minggu (18/10/2020) sebagai aksi solidaritas terhadap guru yang dipenggal kepalanya. Guru sejarah Samuel Paty dipenggal usai membahas kartun Nabi Muhammad karya Charlie Hebdo kepada muridnya di kelas.
ribuan orang demo di Paris mengecam pemenggalan guru (Foto: Screenshoot AFP)
Jakarta -

Pihak berwenang Prancis mengatakan bahwa mereka akan menutup sebuah masjid di Paris sebagai bagian dari tindakan keras terhadap Islam radikal. Langkah ini menyusul pemenggalan kepala Samuel Paty, seorang guru yang telah menunjukkan kartun Nabi Muhammad kepada murid-muridnya.

Menurut sumber yang dekat dengan penyelidikan seperti dilansir AFP, Selasa (20/10/2020) masjid di pinggiran kota padat penduduk di timur laut Paris itu telah menyebarkan video di halaman Facebook-nya beberapa hari sebelum pembunuhan mengerikan pada hari Jumat (16/10), yang mencerca pilihan materi guru Samuel Paty untuk diskusi kelas tentang kebebasan berekspresi.

Kementerian Dalam Negeri menyatakan bahwa masjid yang memiliki sekitar 1.500 jamaah tersebut, akan ditutup mulai Rabu (21/10) malam selama enam bulan.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Selasa (20/10/2020):

- Belanda Akan Bayar Rp 86 Juta ke Anak Indonesia Korban Pembunuhan Kolonial

Pemerintah Belanda akan membayarkan kompensasi sebesar 5 ribu Euro atau setara Rp 86,6 juta kepada anak-anak dari semua pria yang dieksekusi mati pasukan kolonial Belanda selama perang kemerdekaan Indonesia pada akhir tahun 1940-an silam.

Seperti dilansir AFP, Selasa (20/10/2020), pengumuman ini menyusul putusan pengadilan Belanda pada awal tahun ini yang memerintahkan negara untuk membayarkan kompensasi terhadap para janda dan anak-anak dari 11 pria yang dibunuh di Sulawesi antara tahun 1946-1947 silam.

Hakim Belanda juga sebelumnya menepis argumen-argumen negara yang mengklaim bahwa tindak kekerasan yang dilakukan selama perjuangan kemerdekaan Indonesia dari kolonial Belanda terikat oleh statuta limitasi (status di luar batas waktu).

"Anak-anak yang dapat membuktikan bahwa ayah mereka adalah korban eksekusi di luar hukum seperti yang dijelaskan... berhak atas kompensasi," tegas Menteri Luar Negeri Belanda, Stef Blok dan Menteri Pertahanan Belanda, Ank Bijleveld.

- Cegah Interupsi, Mikrofon Trump-Biden Akan Dimatikan Saat Debat Capres

Debat calon presiden (capres) Amerika Serikat (AS) terakhir akan digelar pada 22 Oktober mendatang. Ada perubahan peraturan yang diterapkan yakni mikrofon kedua capres, Donald Trump dan Joe Biden, akan dimatikan pada bagian-bagian tertentu selama debat berlangsung.

Seperti dilansir CNN, Selasa (20/10/2020), perubahan aturan ini diumumkan Komisi Debat Kepresidenan AS pada Senin (19/10) waktu setempat. Keputusan ini diambil oleh Komisi Debat karena debat capres pertama pada 29 September berujung kacau saat Trump terus-menerus menginterupsi Biden yang berbicara.

"Kami merasa nyaman bahwa tindakan ini mencapai keseimbangan yang tepat dan demi kepentingan rakyat Amerika, untuk siapa debat ini digelar," tegas Komisi Debat Kepresidenan AS dalam pernyataannya.

- Antisipasi China, Australia Ikut Latihan Militer Bareng India-Jepang-AS

Australia akan mengambil bagian dalam latihan militer skala besar di lepas pantai India bulan depan. Di sana Australia akan bertemu dengan negara-negara yang khawatir dengan meningkatnya pengaruh China.

Selanjutnya
Halaman
1 2