Usai Pemilu, Selandia Baru Catat Kasus Baru Corona

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Minggu, 18 Okt 2020 16:03 WIB
Menyusul jumlah kasus COVID-19 yang terus menurun, Selandia Baru mencabut kebijakan wajib masker. Ada tapinya lho, penasaran?
Foto: Kasus Corona di Selandia Baru (Getty Images/Hagen Hopkins)
Wellington -

Selandia Baru kembali mengkonfirmasi kasus baru COVID-19 pada hari Minggu (18/10/2020). Kasus ini terdeteksi lagi setelah dua minggu yang lalu Perdana Menteri Jacinda Ardern menyatakan bahwa negara itu telah "mengalahkan virus lagi".

Dilansir AFP, Minggu (18/10/2020) Direktur Jenderal Kesehatan Ashley Bloomfield mengatakan kasus terbaru melibatkan pekerja sisi pelabuhan yang mengembalikan hasil tes positif pada Sabtu (17/10) sore.

"Karena orang tersebut dites pada hari ia mengalami gejala, Kementerian Kesehatan mampu mengisolasi diri dari kontak dekat," kata Bloomfield.

Dia berpotensi menular sejak 14 Oktober. Pengumuman itu datang sehari setelah Partai Buruh Ardern memenangkan pemilihan umum.

Menjelang pemungutan suara, Ardern - yang partainya memenangkan 64 kursi di 120 kursi parlemen - menjulukinya sebagai "pemilihan COVID-19".

Dia berkampanye tentang keberhasilan pemerintahnya dalam memberantas penularan virus itu dari komunitas, yang telah menyebabkan hanya 25 kematian dari lima juta populasi.

Selandia Baru menyatakan pada Mei telah mengalahkan penularan komunitas virus Corona, meskipun kluster baru muncul di Auckland pada bulan Agustus dan memaksa kota terbesar di negara itu kembali menjalani lockdown selama beberapa minggu.

Tonton juga 'Sosok PM Selandia Baru dari Partai Buruh yang Menang Pemilu Lagi':

[Gambas:Video 20detik]

(rdp/knv)