Eks Menhan Meksiko 'The Godfather' Ditangkap AS Atas Perdagangan Narkoba

Rita Uli Hutapea - detikNews
Sabtu, 17 Okt 2020 12:51 WIB
Ilustrasi Penjara, Sel, Lapas, Jeruji Besi
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta -

Seorang mantan Menteri Pertahanan (Menhan) Meksiko telah ditahan di Amerika Serikat dan didakwa dengan perdagangan narkoba dan pencucian uang.

Salvador Cienfuegos, seorang tokoh kunci dalam pemerintahan mantan Presiden Enrique Pena Nieto 2012-2018, ditahan di bandara Los Angeles, AS pada hari Kamis (15/10) saat sedang dalam perjalanan bersama keluarganya.

Dia dituduh bersekongkol untuk memproduksi dan mendistribusikan "ribuan kilogram" kokain, heroin, metamfetamin dan mariyuana di AS antara Desember 2015 dan Februari 2017. Demikian menurut dokumen yang dirilis oleh jaksa federal di New York seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (17/10/2020).

Menurut dokumen tersebut, pensiunan jenderal berusia 72 tahun yang dijuluki "The Godfather" itu diduga menyalahgunakan posisinya "untuk membantu H-2 Cartel, sebuah organisasi perdagangan narkoba Meksiko yang sangat kejam."

"Sebagai imbalan pembayaran suap, dia mengizinkan Kartel H-2 - kartel yang secara rutin terlibat dalam kekerasan besar-besaran, termasuk penyiksaan dan pembunuhan - untuk beroperasi dengan impunitas di Meksiko," demikian bunyi dakwaan.

Jaksa penuntut mengatakan bukti-bukti termasuk ribuan pesan Blackberry antara Cienfuegos dan para anggota kartel yang disadap oleh pihak berwenang.

Dakwaan tersebut dapat dihukum di Amerika Serikat dengan minimal 10 tahun penjara dan maksimal seumur hidup.

Dakwaan itu diajukan oleh Kantor Kejaksaan Distrik Kota New York pada Agustus 2019, tetapi baru dirilis pada hari Jumat (16/10) waktu setempat.

Tonton video 'Kepala BNN: Banyak Perempuan Indonesia Dimanfaatkan Jadi Kurir Narkoba':

[Gambas:Video 20detik]



Cienfuegos muncul sebentar di hadapan hakim Los Angeles melalui telekonferensi untuk mendengarkan tiga dakwaan perdagangan narkoba dan satu pencucian uang.

Otoritas AS kini sedang mengupayakan perintah penahanan permanen, dengan mengatakan Cienfuegos menimbulkan "risiko penerbangan yang signifikan."

Dia diperkirakan akan dipindahkan ke New York dalam beberapa minggu mendatang, kata jaksa penuntut.

"Kita menghadapi situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya," kata Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador usai penangkapan Cienfuegos. "Tentu semua ini harus dibuktikan," ujarnya.

Dengan penangkapan Cienfuegos, berarti sudah dua mantan menteri Meksiko yang kini ditahan di AS atas tuduhan terkait dengan kartel narkoba. Sebelumnya, mantan Menteri Keamanan Publik Genaro Garcia Luna ditahan di Texas pada Desember 2019 atas tuduhan menerima suap besar untuk memungkinkan kartel Sinaloa yang terkenal itu, mengirim narkoba ke AS. Tuduhan ini telah dibantahnya.

(ita/ita)