Jepang Akan Lepaskan Air Terkontaminasi dari PLTN Fukushima ke Lautan

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 16 Okt 2020 11:42 WIB
Water from the Fukushima plant has been filtered to reduce radioactivity Hitoshi KATANODA POOL/AFP/File
Air dari Fukushima telah disaring untuk mengurangi kadar radioaktifnya (Hitoshi KATANODA POOL/AFP/File)

Pada Januari lalu, panel para pakar menyarankan bahwa membuang air terkontaminasi ke lautan menjadi opsi yang layak karena metode ini juga dipakai di reaktor nuklir biasa.

Menurut para pakar, tritium hanya berbahaya bagi manusia dalam dosis sangat besar. Badan Energi Atom Internasional (IAEA) berpendapat bahwa air yang disaring secara benar bisa diencerkan dengan air laut dan kemudian dilepaskan dengan aman ke lautan.

The Yomiuri melaporkan bahwa air terkontaminasi itu akan diencerkan di dalam fasilitas sebelum dilepaskan, sehingga konsentrasinya 40 kali lebih sedikit, dengan keseluruhan proses memakan waktu 30 tahun.

Air terkontaminasi yang telah diolah saat ini disimpan di dalam 1.000 tangki besar di Fukushima Daiichi, lokasi melelehkan reaktor nuklir dalam insiden nyaris satu dekade lalu. Operator pembangkit nuklir Fukushima, TEPCO, tengah membangun lebih banyak tangki, namun semuanya diperkirakan akan penuh pada pertengahan tahun 2022.

Halaman

(nvc/ita)