5 Pelaku Pemerkosaan Bergiliran Divonis Mati di Bangladesh

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 15 Okt 2020 18:52 WIB
Ilustrasi sidang (Reuters)
Ilustrasi (Reuters)
Dhaka -

Pengadilan Bangladesh menjatuhkan vonis mati terhadap lima pria yang menjadi terdakwa kasus pemerkosaan seorang remaja putri berusia 15 tahun. Tindak pemerkosaan itu dilakukan secara bergiliran pada tahun 2012 lalu.

Seperti dilansir AFP, Kamis (15/10/2020), vonis mati tersebut dijatuhkan oleh pengadilan khusus bagi kasus-kasus penganiayaan terhadap perempuan dan anak-anak di distrik Tangailby.

Jaksa Nasim Ahmed menyatakan kekasih korban membawanya ke tepi sungai, di mana korban kemudian diperkosa oleh kekasihnya dan dua temannya. Dua orang lainnya membantu mereka.

"Kelimanya dinyatakan bersalah dan telah dijatuhi hukuman mati," ucap jaksa Ahmed kepada AFP.

Ini merupakan vonis mati pertama sejak pemerintahan Perdana Menteri Sheikh Hasina pada pekan ini memberlakukan hukuman mati untuk tindak pemerkosaan. Pemerkosaan bergiliran telah memiliki ancaman hukuman mati, namun pemerkosaan oleh pelaku tunggal sebelumnya hanya dihukum penjara seumur hidup.

Pekan lalu, unjuk rasa pecah di berbagai wilayah Bangladesh setelah beredar sebuah video mengerikan yang menunjukkan sekelompok pria menelanjangi dan menyerang seorang wanita. Video itu menjadi viral di media sosial.

Kemarahan nasional atas isu ini telah membara sejak bulan lalu, saat para anggota sayap mahasiswa dari partai berkuasa di Bangladesh ditangkap dan didakwa dalam kasus pemerkosaan bergiliran secara terpisah.

Para demonstran menuntut hukuman lebih berat dan persidangan lebih cepat untuk kasus semacam itu. Demonstran juga menyerukan diakhirinya budaya impunitas untuk tindak kejahatan seks.

Hanya sekitar 3 persen kasus pemerkosaan di Bangladesh yang berujung hukuman. Menurut kelompok HAM setempat, Ain o Salish Kendra, sedikitnya 208 kasus pemerkosaan bergiliran dilaporkan dalam sembilan bulan pertama pada tahun ini. Sejak tahun 2013, Bangladesh telah menghukum gantung 23 terpidana mati. Sedikitnya 1.718 terpidana mati kini menunggu giliran eksekusi.

Tonton juga video 'Gadis 19 Tahun Meninggal Diperkosa 4 Pria Picu Protes di India':

[Gambas:Video 20detik]



(nvc/ita)