Mogok Makan Hampir 80 Hari, Tahanan Palestina di Ambang Kematian

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Selasa, 13 Okt 2020 15:38 WIB
Poster Maher al-Akhras (49) (AFP Photo)
Foto: Poster Maher al-Akhras (49) (AFP Photo)

Akhras dipindahkan pada awal September lalu ke Rumah Sakit Kaplan, di selatan Tel Aviv.

Pengacaranya telah mengajukan banding beberapa kali ke Mahkamah Agung Israel untuk pembebasannya, termasuk pada sidang yang digelar pada hari Senin.

AFP sudah berulang kali berupaya menghubungi tim hukumnya pada Senin (12/10).

Sistem penahanan administratif Israel memungkinkan penahanan tersangka untuk periode yang dapat diperbarui masing-masing hingga enam bulan, tanpa mengajukan tuntutan.

Israel mengatakan prosedur itu memungkinkan pihak berwenang untuk menahan tersangka dan mencegah serangan sambil terus mengumpulkan bukti, tetapi para kritikus dan kelompok hak asasi mengatakan sistem itu disalahgunakan.

B'Tselem menyatakan bahwa sekitar 355 warga Palestina ditahan berdasarkan perintah penahanan administratif pada Agustus, termasuk dua anak di bawah umur.

Halaman

(rdp/ita)