Round-Up

Sindiran Biden ke Trump Lewat 'Insyaallah' Jadi Sorotan

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 02 Okt 2020 04:00 WIB
Democratic presidential candidate former Vice President Joe Biden gestures while speaking during the first presidential debate Tuesday, Sept. 29, 2020, at Case Western University and Cleveland Clinic, in Cleveland, Ohio. (AP Photo/Patrick Semansky)
Foto: Capres Demokrat, Joe Biden ucapkan 'insyaallah' (AP/Patrick Semansky)
Cleveland -

Calon presiden AS jagoan Demokrat, Joe Biden menyindir masalah laporan pajak Donald Trump dengan ungkapan 'insyaallah'. Ucapan 'insyaallah' Biden itu mendapat sorotan di media sosial.

Dalam siaran debat yang disiarkan oleh Cable-Satellite Public Affairs Network (C-SPAN), Rabu (30/9/2020), moderator debat, Chris Wallace mulanya membahas soal laporan New York Times yang menyebut Trump tidak membayar pajak penghasilan selama 10 tahun.

Chris Wallace bertanya kepada Trump soal laporan pajak itu. "Anda membayar jutaan dollar?" tanyanya.

"Iya, jutaan dollar. Dan Anda bisa melihatnya," jawab Trump beberapa kali.

Namun, di sela-sela jawaban itu, Biden menimpali klaim Trump itu: "Kapan? Insya Allah?"

Belum ada komentar dari Biden soal konteks Insya Allah yang dia ucapkan itu. Namun, di media sosial banyak yang menilai ucapan itu untuk menyindir Trump, bahwa Trump hanya akan laporkan pajak jika Tuhan berkehendak.

Selanjutnya
Halaman
1 2