Wanita Kasta Rendah di India Tewas Usai Diperkosa, Kedua dalam Sepekan

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 01 Okt 2020 14:34 WIB
People hold placards as they participate in a protest against the rape of an eight-year-old girl in Kathua near Jammu, and a teenager in Unnao, Uttar Pradesh state, in Mumbai, India, April 15, 2018. REUTERS/Danish Siddiqui
Ilustrasi -- Unjuk rasa memprotes maraknya pemerkosaan di India (REUTERS/Danish Siddiqui)
New Delhi -

Seorang wanita dari kasta Dalit yang terendah di India tewas setelah diperkosa secara bergiliran. Kematian korban pemerkosaan ini menjadi yang kedua yang terjadi di India dalam sepekan terakhir, setelah seorang gadis berusia 19 tahun juga dari kasta Dalit tewas di tangan sekelompok pria dari kasta tinggi.

Seperti dilansir AFP, Kamis (1/10/2020), korban yang berusia 22 tahun dan anggota kasta terendah Dalit ini diduga diperkosa secara bergiliran oleh dua pria pada Selasa (29/9) waktu setempat. Kepolisian Uttar Pradesh menyatakan korban meninggal dunia saat dilarikan ke rumah sakit.

Kepolisian setempat menyatakan dua pria yang menjadi tersangka dalam kasus pemerkosaan wanita 22 tahun itu telah ditangkap. Keduanya didakwa atas tindak pemerkosaan bergiliran dan pembunuhan. Identitas kedua tersangka tidak diungkap ke publik.

Investigasi terhadap kasus itu sedang dilakukan dan para tersangka akan diadili lewat jalur cepat khusus di pengadilan setempat.

"Seorang sopir becak membawanya pulang. Dia dilempar ke depan rumah sakit. Anak saya hampir tidak bisa berdiri atau bicara," tutur ibunda korban kepada media lokal, NDTV.

Insiden ini terjadi di distrik Balrampur, Uttar Pradesh, yang berjarak 500 kilometer dari lokasi seorang gadis Dalit lainnya yang diperkosa secara bergiliran oleh empat pria dari kasta tinggi pada pertengahan September lalu.

Gadis berusia 19 tahun itu mengalami kelumpuhan akibat luka-luka dan dilarikan ke sebuah rumah sakit di New Delhi yang berjarak 200 kilometer jauhnya, namun dia meninggal dunia pada Selasa (29/9) waktu setempat. Kematiannya memicu aksi protes di New Delhi dan kota-kota lainnya di Uttar Pradesh.

Diketahui bahwa sekitar 200 juta warga dari kasta Dalit telah lama menghadapi diskriminasi dan pelecehan. Menurut para aktivis, serangan terhadap mereka telah meningkat selama pandemi virus Corona (COVID-19).

(nvc/rdp)