Singapura Buka Wilayah untuk Warga Vietnam dan Australia Pekan Depan

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 01 Okt 2020 13:51 WIB
Ilustrasi pesawat
Ilustrasi (iStock)
Singapura -

Otoritas Singapura akan mengizinkan para pelancong dari Vietnam dan Australia untuk masuk ke wilayahnya di tengah pandemi virus Corona (COVID-19). Ketentuan terbaru itu akan berlaku mulai pekan depan.

Seperti dilansir Associated Press, Kamis (1/10/2020), ada pengecualian untuk pelancong dari negara bagian Victoria di Australia, yang hingga kini masih menjadi hot spot virus Corona. Pekan lalu, Singapura membuka wilayahnya untuk pelancong dari Brunei Darussalam dan Selandia Baru.

Singapura dengan hati-hati membuka kembali perbatasannya untuk menghidupkan kembali bandaranya, yang menjadi pusat penerbangan regional utama. Perbatasan Singapura sebelumnya ditutup dari warga asing untuk membatasi penyebaran virus Corona.

Otoritas penerbangan Singapura menyatakan risikonya rendah untuk impor virus Corona dari Vietnam dan Australia.

Namun demikian, para pelancong harus tetap menjalani tes swab Corona setibanya di Singapura. Kemudian juga pelancong diharuskan melakukan penerbangan langsung tanpa transit dan mengunduh aplikasi seluler untuk pelacakan kontak.

Dibukanya perbatasan Singapura untuk pelancong dari Vietnam dan Australia akan dimulai pada pekan depan, atau tepatnya 8 Oktober mendatang.

Langkah Singapura membuka wilayah untuk pelancong Vietnam, Australia, Brunei dan Selandia Baru ini bersifat sepihak dan tidak dibalas oleh empat negara tersebut.

Namun Menteri Transportasi Singapura, Ong Ye Kung, dalam pernyataan via Facebook pada Rabu (30/9) waktu setempat, menyebut bahwa 'dengan setiap langkah pembukaan perbatasan yang aman, kita mulai membangun kembali jembatan dan membangkitkan Bandara Changi'.

Singapura sendiri tergolong berhasil mengendalikan penyebaran Corona di wilayahnya, setelah mengalami lonjakan di kalangan pekerja migran yang tinggal di asrama-asrama. Sejauh ini, total lebih dari 57 ribu kasus Corona terkonfirmasi di Singapura, dengan 27 kematian.

(nvc/rdp)