Round-Up

Isu Kulit Hitam Terpa Trump Jelang Pilpres Negeri Paman Sam

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 29 Sep 2020 20:02 WIB
Covid-19: Donald Trump sengaja meremehkan virus corona padahal tahu sejak awal virus itu mematikan, sebut buku karya wartawan senior
Foto: Presiden AS Donald Trump (BBC World)

Di negara bagian Georgia, meskipun orang kulit hitam merupakan 32% dari populasi, mereka membentuk 61% yang masuk kategori 'Pencegahan'. Di North Carolina, orang kulit hitam adalah 22% dari populasi tetapi 46% masuk 'Pencegahan'. Di Wisconsin, orang kulit hitam merupakan 5,4% dari populasi tetapi 17% masuk 'Pencegahan'. Alhasil, Trump pun menang.

Pengelompokan orang kulit hitam AS yang tidak proporsional untuk 'Pencegahan' terlihat di seluruh AS. Secara keseluruhan, orang-orang dengan kulit hitam yang diberi label sebagai kelompok Hitam, Hispanik, Asia dan 'Lainnya' merupakan 54% dari kategori 'Pencegahan'. Sebaliknya, kategori pemilih lain yang ingin ditarik kampanye sangat berkulit putih.

Untuk diketahui, pada tahun 2016 Donald Trump memenangi ajang Pilpres dan akhirnya bisa duduk di Gedung Putih. Trump meraih kemenangan mengejutkan di negara-negara bagian utama seperti Wisconsin dan Michigan dengan selisih tipis, dan mencapai Gedung Putih meskipun kalah dalam pemilihan umum dari Hillary Clinton.

Halaman

(rdp/lir)