Round-Up

Klaim China Warga Xinjiang Bahagia di Tengah Isu HAM dan Kerja Paksa

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 29 Sep 2020 04:01 WIB
Bagaimana China manfaatkan undangan liputan ke Xinjiang untuk mengontrol narasi tentang Muslim Uighur
Foto: Kamp pelatihan di XInjiang China (BBC World)

Lebih lanjut, Xi menyebut bahwa penting untuk mendidik penduduk Xinjiang soal pemahaman tentang bangsa China dan membimbing 'semua kelompok etnis dalam membangun perspektif yang benar soal negara ini, sejarah dan kebangsaan'.

"Praktik telah menunjukkan bahwa strategi partai untuk mengatur Xinjiang dalam era baru sepenuhnya benar," tegasnya.

Xi menyatakan bahwa strategi tersebut -- mengajar penduduk Xinjiang soal pemahaman tentang China -- harus menjadi pendekatan jangka panjang.

Sebelumnya, pada Juli lalu, sejumlah pejabat China dijatuhi sanksi oleh Amerika Serikat (AS) terkait dugaan pelanggaran HAM terhadap Uighur. Sanksi yang dijatuhkan di bawah Undang-undang Magnitsky Global itu memungkinkan AS untuk menargetkan pelanggar HAM dengan membekukan aset-aset mereka di AS, melarang mereka masuk ke AS dan melarang warga AS melakukan transaksi bisnis dengan mereka.

Halaman

(rdp/rdp)