Raja Malaysia Dirawat karena Keracunan Makanan dan Cedera Olahraga

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 28 Sep 2020 18:48 WIB
The incoming 16th King of Malaysia, the sixth Sultan of Pahang, Al-Sultan Abdullah Riayatuddin Al-Mustafa Billah Shah Ibni Sultan Ahmad Shah Al-Mustain Billah inpects the guard of honour during the welcoming ceremony at the Parliament House in Kuala Lumpur on January 31, 2019. (Photo by MOHD RASFAN / AFP)
Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah (MOHD RASFAN/AFP)
Kuala Lumpur -

Raja Malaysia atau Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah, menjalani perawatan d rumah sakit karena keracunan makanan. Al-Sultan Abdullah juga sempat menjalani perawatan karena cedera saat berolahraga.

Seperti dilansir Channel News Asia dan The Star, Senin (28/9/2020), pernyataan yang dirilis Istana Negara Malaysia, tepatnya oleh pengawas keuangan istana, Ahmad Fadil Shamsuddin, menyebutkan bahwa Al-Sultan Abdullah mendapatkan perawatan setelah mengalami keracunan makanan pada 21 September lalu.

Tidak disebutkan di mana Al-Sultan Abdullah mengalami keracunan makanan. Hanya disebutkan bahwa sang Raja Malaysia dilarikan ke Institut Jantung Nasional (IJN) pada hari yang sama.

Al-Sultan Abdullah kemudian menjalani perawatan intervensi -- upaya meningkatkan kesehatan -- setelah hasil pemindaian magnetic resonance imaging (MRI) yang dilakukan pada 22 September menunjukkan dia mengalami cedera saat berolahraga.

"Sebagaimana diketahui, Yang Mulia sangat aktif dalam berbagai cabang olahraga seperti polo, sepakbola, squash, hoki dan golf," demikian pernyataan Ahmad Fadil. "Perawatan intervensi pada lutut dan pergelangan kaki Yang Mulia sukses dilakukan pada 24 September," jelas pernyataan itu.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Ahmad Fadil bahwa kondisi Al-Sultan Abdullah kini stabil. "Kondisi Yang Mulia sekarang stabil dan tidak mengkhawatirkan," tegas Ahmad Fadil dalam pernyataan terbaru pada Senin (28/9) waktu setempat.

"Setelah perawatan intervensi, Yang Mulia disarankan untuk menjalani perawatan lanjutan di bawah pengawasan spesialis IJN," imbuh pernyataan itu.

"Al-Sultan Abdullah dijadwalkan kembali ke Istana Negara segera setelah menyelesaikan perawatan lanjutan," tandas Ahmad Fadil.

(nvc/ita)