Di Sidang PBB, Presiden Palestina Serukan Konferensi Perdamaian

Arief Ikhsanudin - detikNews
Sabtu, 26 Sep 2020 02:53 WIB
Palestinian Authority President Mahmud Abbas gestures during a meeting with the Revolutionary Council of his ruling Fatah party on June 16, 2015 in the West Bank city of Ramallah. AFP PHOTO / ABBAS MOMANI
Foto: Presiden Palestina Mahmoud Abbas (Abbas Momani/AFP)
Jakarta -

Presiden Palestina Mahmud Abbas berbicara di sidang PBB. Dia meminta adanya konferensi internasional di kawasan teluk untuk membahas perdamaian di wilayahnya.

Dilansir AFP, Sabtu (26/9/2020), Abbas menyampaikan pidato yang telah direkam, pada Jumat (25/9). Abbas meminta Sekretaris Jenderal Antonio Guterres untuk mengadakan pertemuan "awal tahun depan" dan menghadirkan "semua pihak terkait."

"Konferensi harus memiliki kewenangan penuh untuk meluncurkan proses perdamaian sejati berdasarkan hukum internasional," kata Abbas pada Sidang Umum virtual dalam sebuah pidato yang direkam, seperti dilansir dari AFP.

"Itu harus bertujuan untuk mengakhiri pendudukan dan memberikan rakyat Palestina kebebasan dan kemerdekaan mereka di negara mereka sendiri sepanjang perbatasan tahun 1967 dengan Yerusalem Timur sebagai ibukotanya dan menyelesaikan masalah status akhir, terutama masalah pengungsi," katanya.

Kedua negara Arab, sambil mengatakan bahwa mereka masih mendukung negara Palestina, berbagi keprihatinan tentang Israel dan Amerika Serikat tentang tetangganya Iran.

"Merupakan khayalan untuk berpikir bahwa rakyat Palestina bisa dikesampingkan," ujar Abbas.

"Anda semua harus tahu bahwa tidak akan ada perdamaian, tidak ada keamanan, tidak ada stabilitas atau hidup berdampingan di wilayah kami tanpa mengakhiri pendudukan dan tanpa solusi yang adil dan komprehensif untuk masalah Palestina," katanya.

(aik/aik)