AS Suntik Mati Pria Kulit Hitam yang Jadi Pembunuh Saat Remaja

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Jumat, 25 Sep 2020 16:59 WIB
jarum suntik dan ampul obat
Foto: thinkstock

Tapi pengadilan federal jarang menjatuhkan hukuman mati dan bahkan lebih jarang lagi mengeksekusi mati. Antara 1988 dan 2003, hanya tiga terpidana mati federal yang dieksekusi, kemudian tidak ada selama 17 tahun.

Namun, pemerintahan Presiden Donald Trump, pendukung hukuman mati yang berharap untuk memenangkan masa jabatan kedua dalam pemilihan presiden November mendatang, telah memutuskan untuk memperbarui eksekusi federal.

Setelah berbagai perkembangan hukum, pemerintah berhasil melanjutkan eksekusi federal pada bulan Juli, dan sekarang telah menghukum mati tujuh orang, termasuk seorang penduduk asli Amerika yang eksekusinya ditentang oleh Bangsa Navajo. Lima orang lainnya berkulit putih.

Hukuman mati telah menurun di AS, di mana hanya segelintir negara bagian - terutama di selatan - yang masih menggunakannya. Dua puluh dua eksekusi mati terjadi pada 2019 dan 14 sejak awal 2020, termasuk tujuh eksekusi yang dilakukan oleh otoritas federal.

Halaman

(rdp/ita)