Klaim Pemerintahan PM Muhyiddin Telah Jatuh, Anwar Ibrahim Cuma Gimik?

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Rabu, 23 Sep 2020 14:15 WIB
Malaysian politician Anwar Ibrahim (C) speaks to journalists outside a hotel in Kuala Lumpur on February 29, 2020, before departing to the National Palace for an audience with Malaysias King Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah. (Photo by Mohd RASFAN / AFP)
Foto: Presiden PKR Anwar Ibrahim (Mohd RASFAN/AFP)
Kuala Lumpur -

Pimpinan Partai United Malays National Organisation (Umno) menggambarkan pengumuman Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) Anwar Ibrahim yang mengklaim memiliki mayoritas kuat untuk membentuk pemerintahan baru Malaysia sebagai tipu muslihat alias gimik. Anwar disebut sengaja menarik dukungan Pemilihan Umum Negara (PRN) Sabah.

Dilansir Malaysia Kini, Rabu (23/9/2020) Ketua Pemuda Umno Asyraf Wajdi Dusuki, mengatakan ia yakin tidak ada anggota parlemen Umno yang terlibat dalam 'tipu muslihat' Anwar.

"Saya tidak yakin ada anggota parlemen Umno yang terlibat. Ini hanya tipu muslihat Anwar yang pernah melakukan gimik yang sama pada 16 September 2008 saat BN (Barisan Nasional) berkuasa," ujar Asyraf.

"Pertanyaannya, pertama kenapa diumumkan saat Tuanku Agong sedang sakit badan di National Heart Institute (IJN)?" lanjutnya.

Selain itu, Asyraf juga menyoroti pengumuman Anwar itu ketika dilakukan dua hari sebelum pemungutan suara.

Selanjutnya
Halaman
1 2