India dan China Sepakat Setop Kirim Tentara ke Perbatasan Sengketa

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 23 Sep 2020 10:34 WIB
FILE-In this Sept. 14, 2017, file photo, Pangong Tso lake is seen near the India China border in Indias Ladakh area. India said Monday its soldiers thwarted Chinas provocative military movements near a disputed border in Ladakh region amid a monthslong standoff. (AP Photo/Manish Swarup, file)
Ilustrasi -- Danau Pangong Tso di perbatasan India dan China yang sempat menjadi lokasi konflik (AP Photo/Manish Swarup, file)
New Delhi -

Komandan militer dari India dan China telah sepakat untuk 'berhenti mengirimkan lebih banyak tentara' ke perbatasan Himalaya yang menjadi sengketa kedua negara. Kesepakatan ini dicapai setelah digelar pembicaraan tingkat tinggi antara India dan China yang saling bertetangga ini.

Seperti dilansir AFP, Rabu (23/9/2020), hubungan sengit antara kedua negara semakin memburuk setelah bentrokan berdarah terjadi di kawasan pegunungan Ladakh di perbatasan Himalaya yang menjadi sengketa. Sedikitnya 20 tentara India tewas dalam bentrokan pada Juni lalu.

Komandan militer dari kedua negara menggelar pembicaraan beberapa kali yang bertujuan untuk meredakan ketegangan usai bentrokan Juni lalu. Pembicaraan keenam digelar pada Senin (21/9) waktu setempat dan sedikit kemajuan tampaknya telah dicapai sejauh ini.

Diungkapkan militer India dalam pernyataannya bahwa kedua negara sepakat berhenti mengerahkan tentara tambahan.

"Menghentikan pengiriman lebih banyak tentara ke garis depan, menahan diri untuk secara sepihak mengubah situasi di lapangan, dan menghindari tindakan yang bisa memperumit situasi," demikian pernyataan militer India.

Disebutkan juga bahwa India dan China juga sepakat untuk 'menghindari kesalahpahaman dan salah penilaian' dan menggelar pembicaraan selanjutnya 'sesegera mungkin'.

Meskipun ada pembicaraan kedua pihak, satu insiden lain terjadi pada awal September lalu saat tembakan dilepaskan untuk pertama kalinya dalam 45 tahun di perbatasan sengketa. Diketahui bahwa usai bentrokan Juni lalu, India dan China sama-sama mengirimkan puluhan ribu tentara tambahan ke perbatasan.

(nvc/rdp)