Iran Serukan Seluruh Dunia Bersatu Melawan Amerika Serikat

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 21 Sep 2020 10:51 WIB
Embargo Senjata dan Serangan Proksi: AS Gandakan Tekanan Terhadap Iran
Foto: DW (News)
Jakarta -

Pemerintah Iran menyerukan seluruh dunia untuk bersatu melawan Amerika Serikat. Hal ini disampaikan Iran setelah Washington secara sepihak menyatakan sanksi PBB terhadap republik Islam itu kembali berlaku.

"Kami mengharapkan komunitas internasional dan semua negara di dunia untuk melawan tindakan sembrono oleh rezim di Gedung Putih dan berbicara dengan satu suara," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Saeed Khatibzadeh pada konferensi pers di Teheran seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (21/9/2020).

Washington mengatakan akan "memberlakukan konsekuensi" bagi negara mana pun yang tidak mematuhi sanksi, meskipun AS adalah satu-satunya negara yang percaya bahwa sanksi itu berlaku.

"Seluruh dunia mengatakan tidak ada yang berubah," kata Khatibzadeh, seraya menambahkan bahwa sanksi-sanksi hanya diberlakukan di "dunia imajiner" Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo.

"Ini tidak berarti apa-apa, dan saya yakin ini adalah hari dan jam paling pahit bagi Amerika Serikat," tambahnya.

Menyebut Washington "terisolasi" dan "di sisi sejarah yang salah", Khatibzadeh mengatakan pesan Teheran untuk AS adalah agar "kembali ke komunitas internasional, pada komitmen Anda, berhenti memberontak dan dunia akan menerima Anda."

Menurut Pompeo, sanksi PBB kembali berlaku mulai Minggu (20/9) waktu setempat. AS mengklaim mitra-mitra perjanjian nuklir 2015 bisa memberlakukan kembali saksi PBB jika Iran melanggar kewajibannya.

(ita/ita)